Sabtu, 14 Oktober 2017

PELAKSANAAN AMANAH TANPA NAMA


Rabu, 28 Oktober 2009
RESUME PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN
SURAT PENGANTAR
RESUME PELAKSANAAN
AMANAH TANPA NAMA BANGSA INDONESIA
OLEH JAWAHIR SUSENOTOMO

Kepada Yth,
Tim XIII Indonesia Kawasan Barat Menyangkut Sunda Kecil, Sumatera Semenanjung Malaka
Di
Sumatera

Dengan Hormat,
Sesuai dengan Surat Pengantar Prosedur Kerja Amanah Bangsa Indonesia yang tertera di dalam Undang – Undang sesuai dengan MAKLUMAT DEMOKRASI (No : RHS/010/019/0666/000/17/08/45/X/MA) dijelaskan bahwa Surat Keterangan ini dibuat dan ditetapkan berdasarkan FILSAFAT NEGARA PANCASILA dan UNDANG-UNDANG DASAR 1945 dalam KETETAPAN PROSEDUR KERJA SERTIFIKAT DEPOSIT No : 019/PPTAPRI/LWP/VIII/’62 di dalam SURAT KEPUTUSAN BERWENANG No : 020/PPTAPRI/SW/III/’69.

------------------------------------------MENGINGAT------------------------------------------
Mengutip Surat Sekretariat Negara RI
Sekretariat Pengendalian Operasional Pembangunan BINA – GRAHA
NO. : B.-695/SEKBANG / X/90. Jakarta, Oktober 1990
Kepada Yth. Saudara – Saudara Gubernur Daerah Tingkat I se Indonesi swissindo
Kepada Yth. Saudara – Saudara Bupati Daerah Tingkat II se Indonesia
Sehubungan dengan ini, Saya Founding Father’s Nasional – Internasional mendukung sepenuhnya Resume Permohonan, Resume Maklumat Swasembada dan Swakarya dan Program Otonomi Daerah, di dalam undang-undang Vanther Crown pasal 1 (satu) Ayat Al Qur’an Ayat 29 s/d 33 (duapuluh sembilan sampai dengan tigapuluh tiga) tahun 1930 asalnya negara terjajah dari rakyat untuk rakyat dikembalikan kepada rakyat yang disusun oleh Pemerintahan Pusat maupun Pemerintahan Daerah. Untuk menghindari gangguan dari pihak-pihak tertentu yang dilaporkan sering terjadi selama ini.

--------------------------------------MENETAPKAN----------------------------------------
RESUME MUNANDAR WIJAYA KUSUMA PRABUNATA KE XI
PROMISSORI NOTE 99,99 TAHUN 1964 MUNANDAR WIJAYA KUSUMA
PROMISSORI NOTE 99,98 TAHUN 1963 EYANG TUNGGAL
PROMISSORI NOTE 99,97 TAHUN 1962 SYANG HYANG TUNGGAL
PROMISSORI NOTE 99,96 TAHUN 1961 SATRIYA WIJAYA KUSUMA
PROMISSORI NOTE 99,95 TAHUN 1960 MUNANDAR WIJAYA KUSUMA

PROMISSORI NOTE 1959 = PB X
PROMISSORI NOTE 1958 = PANGERAN SURYO
PROMISSORI NOTE 1957 = PANGERAN KESIT KUSUMA
PROMISSORI NOTE 1956 = PANGERAN TIMUR
PROMISSORI NOTE 1955 = PANGERAN DIPONEGORO
PROMISSORI NOTE 1954 = NYI AGENG SERANG
PROMISSORI NOTE 1953 = MACAN PUTIH
PROMISSORI NOTE 1952 = NAGA PUTIH
PROMISSORI NOTE 1951 = BERUANG PUTIH
PROMISSORI NOTE 1950 = BERUANG MERAH
PROMISSORI NOTE 1949 = GALUDRA HIJAU
PROMISSORI NOTE 1948 = GALUDRA MERAH
PROMISSORI NOTE 1947 = GALUDRA PUTIH
PROMISSORI NOTE 1946 = GALUDRA MERDEKA
PROMISSORI NOTE 1945 = GALUDRA PANCASILA
PROMISSORI NOTE 1944 = GALUDRA MATARAM
PROMISSORI NOTE 1943 = GALUDRA BHINEKA
PROMISSORI NOTE 1942 = GALUDRA EKAPAKSI

Menetapkan 33 Provinsi dalam Asosiasi Trading Company yang dipimpin oleh Asosiasi Akomodasi Asset Galudra Asia (A.G.L.A) dengan ditetapkan :
-------------------GOLD OF SERTIFICATE GUARENTEE 09045--------------------
---------------------OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA-----------------------
1. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Banten / Provinsi DKI Jakarta / Provinsi Jawa Barat
2. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Jawa Tengah / Provinsi D.I. Yogyakarta / Provinsi Jawa Timur
3. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Bali / Provinsi Nusa Tenggara Barat / Provinsi Nusa Tenggara Timur
4. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Kalimantan Barat / Provinsi Kalimantan Tengah / Provinsi Kalimantan Timur
5. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Kalimantan Selatan / Provinsi Maluku Utara / Provinsi Maluku
6. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Irian Jaya Barat / Provinsi Papua / Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
7. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Sumatera Utara / Provinsi Sumatera Barat / Provinsi Riau
8. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Kepualuan Riau / Provinsi Jambi / Provinsi Sumatera Selatan
9. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Bangka Belitung / Provinsi Bengkulu / Provinsi Lampung
10. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Sulawesi Barat / Provinsi Sulawesi Tengah / Provinsi Sulawesi Selatan
11. GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE 09045 OWNER MUNANDAR WIJAYA KUSUMA Provinsi Sulawesi Tenggara / Provinsi Sulawesi Utara / Provinsi Gorontalo.

MENETAPKAN TIM IX
1. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 NUSA TENGGARA / KARTOSURO / MAJASTO
2. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 WIRATHA.
3. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 MAESPATI.
4. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 KEDIRI.
5. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 MAJAPAHIT.
6. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 KALIMANTAN.
7. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 SULAWESI.
8. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 KALINYAMAT.
9. TIM IX CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE TAHUN 1964 PROKLAMATOR.

SURAT PROSEDUR KERJA BADAN PELESTARIAN SRIWIJAYA WIJAYA
----------------------NO. : 019/PPTAPRI/LPW/VIII/62 AGLA--------------------------
Berdasarkan surat keputusan berwenang No.:020/PPTAPRI/SW/III/69/ PRABUNATA XI JAWAHIR SUSENOTOMO / MUNANDAR WIJAYA KUSUMA OWNER / 09045 GOLD OF CERTIFICATE GUARANTEE Menjuruskan OWNER 07045 CERTIFICATE INTERNATIONAL PROMISSORI NOTE tahun 1964 TTD MUNANDAR WIJAYA KUSUMA
Mengingat
Surat Pelimpahan Ir. Soekarna atas nama seluruh rakyat dan Bangsa Indonesia yang tercinta dan pemegang harta kekayaan yang dipercayakan rakyat kepadaku, atas pertimbangan kondisi kesehatan dan kondisi kabinet setelah peristiwa Gestok 1965, saya memberikan surat khusus kepada anakku, untuk mengesahkan penandatanganan dan satu-satunya penyelesai atas nama Aset, Deposito, Obligasi, Safekeeping.
DEWI SITI JUSIATI (Ahli Waris Terakhir) (nama tsb hanya kode sandi demi keamanan)
Guna membuka Statement Guarentee :
Sertifikat Obligasi.
CLS 577646 Legalized B.L.S,
Trusty D.F.C 565540029/9903 L.N.S 544367
Guarente Of F.A.D.C.M
No. 654007868844 / BANK OF JAPAN
G.L.N 0067577733 – 86757770089393993 BANK OF JAPAN PAI-BANK
Untuk menerima Surat Pelimpahan dalam mengatur harta kekayaan rakyat yang tersimpan di BANK OF JAPAN dan surat Wasiat yang tepat, guna menyelesaikannya dan saya tanda tangani bersama, DEWI SITI JUSIATI :
- International code No. 1148702798
- Deposit Code : 665499786 T/Japan 698701198
- Account Guarentee 6987-080-66-78011487-098
- Special Guarentee : 97856744 D.L.B 75630089399
- Code transaction : 88675 TD.L.H 775640089499
In Order to Purpose The Emphasize for the sake of whole Nation and Prosperity of the peoples of Indonesia that beloved to me. And thereupon, for the sake of the god, this authority power shell be liable executed, in fully loving commitment for beloved fatherland, Indonesia.
Freedom, Jakarta, 15 September 1967, President The Highest Commander in Chief of the Armed Forces of the Republic of Indonesia TTD MR. SOEKARNO.

-----------------------------------------Menimbang-----------------------------------------------
Surat Kuasa Ir. Soekarno, atas nama seluruh rakyat dan Bangsa Indonesia, dengan ini menunjuk anakku : DEWI SITI JUSIATI untuk menjaga dan menyimpan Sertifikat Obligasi sebagai berikut:
- International Obligation of Certificate Bank Of Japan T.L.S 2801187C F.A.C International Certificate Bank of Japan No. 564089799955 M.S. 342997774770000044 L.S. 34527098
- Guarentee Transaction :
Certificate No. 1280114878 D.T. 28098702
Transaction November /02/1964.
Deposit Trust : US $ 138.200.000.000.000,-
Date : Obligation C.N.M 7180987 R.C Note Trusty US Dolar 148 L.D. 9870:14487098
- International Code No. 1148702798
- Deposit Code : 665499786 T/Japan 698701198
- Account Guarentee 6987-080-66-78011487-098
- Special Guarentee : 97856744 D.L.H 75630089399
- Code Transaction : 88675 TD.L.H 775640089499
Agar dapat dipergunakan untuk kepentingan dan kemakmuran seluruh rakyat dan Bangsa Indonesia, yang sangat aku cintai, maka dari itu, dengan menyebut Asma Allah, agar surat kuasa ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan rasa cinta pada, Nusa, Bangsa, dan Negara serta Tanah Air Kita Indonesia. Merdeka!
Jakarta, 15 September 1967. Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia TTD MR. SOEKARNO.

------------------------------------------Memutuskan--------------------------------------------
- Authority Letter, Hereby Ir. Soekarno, on behalf of the peoples and Nation of the Republic of Indonesia, desire to grant the power of attorney to my daughter is DEWI SITI JUSIATI to keep and save the Obligation Certificate herein as follows;
- International Obligation of Certificate Bank of Japan T.L.S 280118702 F.A.C International Certificate Bank of Japan No. 564089799955 M.S. 342997774770000044 L.S. 34527098
- Guarentee Transaction : Certificate No. 1280114878 D.T. 28098702, Transaction November /02/1964, Deposit Trust : US $ 138.200.000.000.000.-
Date : Obligation C.A.M 7180987 R.C Note Trusty US Dolar 148 L.D. 9870114487098.
I am sure that you can carry out this project successfully. In witness whereof Ir. Soekarno, President the Republic of Indonesia, issue this certificates under my signature. Freedom, Jakarta, 15 September 1967, President The Highest Commander in Chief of the Armed Forces of the Republic of Indonesia TTD MR. SOEKARNO.

Menetapkan Perjanjian Sunda Kelapa Jawa Dwipa / Perjanjian Pring Sedapur / Perjanjian Jang-Jang Kerawat / Perjanjian Awal / Perjanjian Akhir dan hal tanah-tanah Verponding Onderneming, Eigendom, Vanterwithitiongham, Waferqi, PPKUPER, Baswhiedhan, Wedikengser, Tanah Timbul / Verponding 100 (seratus) sampai dengan 2000 (duaribu).
Keterangan ini berdasarkan Resume / Jurnal Negara I / Perencanaan / Re-Perencanaan Falsafah Negara disebut Lima Suryaningrat, berdasarkan Resume / Jurnal Negara II / Perencanaan / Re-Perencanaan Falsafah Negara disebut Lima Praganingrat yang mengandung makna perjanjian ke perjanjian yang diterapkan dalam Undang-Undang di atas menjuruskan MAKLUMAT DEMOKRASI (No.:RHS / 010/ 019/ 0666/ 000/ 17/ 08/ 45/ X/ MA) dijelaskan bahwa surat keterangan ini dibuat dan ditetapkan berdasarkan Filsafat Negara PANCASILA dan UNDANG – UNDANG DASAR 1945. Dalam susuhunan HARTA – HARTI – TAHTA – MAHKOTA disebut di bawah ini :
SEJARAH GARIS-GARIS BESAR HALUAN NEGARA.
Berdasarkan gaya kepemimpinan Bangsa Indonesia untuk mengatasi Budaya Barat yang berjudul sebagai berikut :
a. Budaya Barat yang disebut Eros
b. Budaya Barat yang disebut Faros
c. Budaya Barat yang disebut Logos
d. Budaya Barat yang disebut Egocentros
e. Budaya Barat yang disebut Renew
f. Budaya Barat yang disebut Teroris
Sejarah Bangsa Indonesia terjajah dalam kekalahan rumpun melayu dari tahun 400 M. Berdirinya Kekaisaran Khmer yang di wilayahnya kira-kira Laos dan Kamboja sekarang sampai dengan 889 M sampai dengan tahun 1434 M masa jaya peradaban Khmer, Ibukota di Angkor, menguasai Daerah Thai, Kamboja, Vietnam Selatan dan Laos sekarang, sampai dengan tahun 1567 tanggal 20 September 1567 untuk mengusir Portugis dari Aceh, Sultan Selim II dari Kemaharajaan Turki Dinasti Ottoman mengirimkan bantuan berupa 15 kapal perang dan 2 kapal logistik. Pemberian bantuan dilakukan melalui keputusan Sultan Selim II. Sampai dengan tahun 1602 M. Verenegde Oost Indischi Compagnie (VOC), sebuah perusahaan dagang yang bekerja layaknya lintah darat selama 197 tahun berakhir. Perusahaan Pemerintah Belanda ini telah mengantar Belanda di Eropa menjadi negara berkekuatan ekonomi tangguh abad XVII dan abad XVIII. Sampai dengan 1607 Sultan Iskandar Muda, dilukis khusus dalam suatu acara sangat sakral bersama kuda dan gajah. Masa itu gajah tidak saja digunakan untuk alat angkut dan perang tetapi juga dijadikan atraksi dalam pertunjukan kerajaan. Lukisan ini dibuat oleh Peter Mundy dan diambil dari dokumen Trevels In Eroupe and Asia (1608-1667). Jaman kebesaran Aceh berlangsung ketika Iskandar Muda berhasil menguasai seluruh Sumatera dan sebagian dari Malaya. Sampai dengan 1613 Nuruddin Arrani merupakan seorang ulama besar, penulis, ahli fiqih dan Syeh Tarekat Rifaiah di India yang datang ke Aceh ketika Kasultanan Aceh menjadi Pusat Studi Agama Islam (1613-1641) sampai dengan 1628 Mataram mengepung Batavia dijaman Iskandar Muda, bangsa Aceh merebut Kota Malaka ( 1629). Sampai dengan 1740 pembunuhan terhadap bangsa Tionghoa di Batavia sampai dengan 1641 Belanda menaklukan Malaka, satu setangah Abad kemudian berkuasa di Asia Timur. Sampai dengan 1755 Perjanjian Giyanti Mataram dibagi jadi Surakarta (di tangan Pakubuwono III) dan Yogyakarta (di tangan Hamang Kubuwono I). sampai dengan 1758-1854 Negara Modern Birma lahir, dengan Ibukota Ranggoon. Sampai dengan 1782 Rama I, mengawali Dinasty Siam Modern, dengan Ibukota di Bangkok. Sampai dengan 1786 Kompeni India Timur Inggris menyewa Pulau Penang, awal dari cengkraman Inggris atas semenanjung Malaya. Sampai dengan 1799 Vanden Bosch, Gubernur Jendral Hindia Belanda, membuat dan memberlakukan “Peraturan Tanam Paksa” demi memenuhi Kas Negari Belanda dengan pendapatan dari Indonesia. Sampai dengan 1808 Daendels tiba di Anyer. Sebagai Gubernur Jendral, ia membuat kebijakan “Rodi” bekerja tanpa upah membangun jalan raya Anyer-Panarukan (Batavia-Surabaya), dengan mengadakan sistem tanah Jawa menjadi IX Residen. Sampai dengan 1824 persetujuan London, Belitung, Nias dan Bengkulu jajahan Inggris diberikan kepada Belanda sedangkan Malaya diberikan Inggris. Expedisi Bone pertama. Sampai dengan 1824-1888 rangkaian perang Inggris-Burma sampai akhirnya Burma dicaplok Inggris. Sampai dengan 1825 Pangeran Diponegoro mengobarkan perang melawan Belanda yang berlangsung selama 5 tahun (1825-1830). Pada tahun 1930 Pangeran Diponegoro dibuang ke Makasar. Perang Paderi pecah kembali. “Cultur Stelsel” diadakan. Sampai dengan 1854-1899 Teuku Umar (1854-1899) memulai perlawanan terhadap Belanda pada 1881. Ia melakukan siasat perundingan damai dengan Belanda pada 30 September 1893 dan ia diberi hak istimewa kemudian ia membelot dan kembali ke pihak pejuang Aceh pada 1896. Sampai dengan 1857 Snouck Hugronje. Seorang ilmuwan jenius dan tokoh kontroversial dalam sejarah penjajahan Belanda di Indonesia dengan (R.R.09045-R.R.07045) namun kalangan lain memandangnya sebagai mata-mata yang menghancurkan perlawanan umat Islam di Hindia Belanda, terutama Aceh. Sampai dengan 1883 Van Swieten, pasukan Belanda pimpinan Van Swieten menyerang pasukan Aceh yang dipimpin “Panglima Polim” Belanda berhasil menguasai Istana Sultan Aceh dan Masjid. Sampai dengan 1883 Gunung Krakatau meletus, terdengar sampai ke Benua Afrika dan menimbulkan gelombang pasang (Tsunami) setinggi 40 meter. dan menewaskan 36 ribu penduduk sekitar Jawa dan Sumatera. Besar Volume letusan 21 ribu kali ledakan bom atom. Hujan abu mencapai areal seluas 483 mil persegi. Kota sekitar Jakarta, Anyer, Merak, Teluk Betung dan lain-lain gelap gulita selama beberapa hari. Sampai dengan 1887 Perancis memaksakan persatuan bangsa Vietnam dan Kamboja, menamakannya “Indo-China” kemudian Laos ikut digabungkan. Sampai dengan 1892 K.H. Hasyim Ashari, pendiri NU (Nahdatul Ulama) pada 1892 Hasyim Ashari mendirikan Pesantren Tebu Ireng bersama Kiyai Alwi (1899). Sampai dengan 1901 Kusno Wibowo (Ir. Soekarno) lahir sampai dengan 1904 G.C.E. Van Daalen, panglima tentara Belanda paling kejam memulai longmarch selama 163 hari kepedalaman Aceh disertai 10 Brigadir “Pasukan Marsose”. Yang terdiri dari kaum Nasarah asal Ambon, Manado, Jawa dan lain-lain. Van Daalen membantai suku Gayo dan Alas. Sampai dengan 14 juni 1904 Belanda telah membantai 516 korban. Seorang bocah yang selamat duduk terhenyak. Sampai dengan 1911 Sarikat Islam, Sarikat Dagang yang dipimpin H. Umar Said Cokroaminoto berkembang sangat pesat, dalam tempo 5 tahun saja anggotanya mencapai 800 ribu orang. Sampai dengan 1912 K.H. Ahmad Dahlan (1868-1934) mendirikan Muhammadiyah, Organisasi Agama Islam terbesar kedua di Indonesia setelah NU.
1. Maklumat Negara Kerta dan Beragama
2. Maklumat Pemerintahan Pararaton.
3. Maklumat Pancasila Dharma.
4. Maklumat Ibu Sarinah Winata.
5. Maklumat Pembangunan Masyarakat Semesta
6. Maklumat Pembangunan Aparat Pemerintah Semesta
7. Maklumat Mutasi Jangka Panjang Tahap Berdikari Gotong Royong (MPJPTBG)
8. Maklumat Lingkar Jawa 1945 Km (Kilo Meter).
9. Maklumat Prapat Jawa 1945 Km. (kilo meter).
10. Maklumat Program Swasembada
11. Maklumat Program Swakarya.
12. Maklumat Otonomi Daerah / Desa Praja.
13. Maklumat Adat Hak Waris.
14. Maklumat Adat Hak Ahli Waris.
15. Maklumat Adat Perdhikan.
16. Maklumat Adat Dinasty
17. Maklumat Adat Prasasty
18. Maklumat Adat Trusty
19. Maklumat Adat Amanah Tanpa Nama.
GARIS BESAR HALUAN NEGARA yang diciptakan EYANG WUNGKUK (EYANG BONGKOK), KI AGENG LEMBUSURO yang memimpin benar di atas kebenaran 9999 Pasukan Trisandi Gajah Kencana. Berdasarkan Maklumat di atas menunjukkan benar di atas kebenaran untuk Budaya Rumpun Melayu atau Budaya Timur disebut dibawah ini :
1. Eros (Krenteg/Cipto)
2. Logos, (Manteb/Roso)
3. Polemos (Kareb/Karso)
4. Egocentros (Tumindak/Pranyoto)
5. Excentros (Kasenyatan/Nyatane)
6. Untuk menentukan jati diri Moneter Bangsa Indonesia dalam pelaksanaan Amanah Tanpa Nama ini pemegang mandat Pelimpahan Tanpa Nama adalah pemegang Hak Jaminan FLO dengan dasar Hukum Fesselio Liures Orfillise yang tidak diberikan kepada orang lain, badan usaha, ataupun perusahaan, jika orang itu tidak bermaksud Deposito Rekening Rahasia 09045-Rekening Rahasia 07045 Internasional (I.A.D.) di Bank Dagang Nasional/Internasional.
Hak tersebut digunakan untuk : Sebagai sarana mengadakan dan atau melaksanakan dan menjelaskan dan / atau menyelesaikan :
a. Transaksi
b. Perlindungan Hukum
c. Kuasa Hukum
d. Kredit / Perkreditan
e. Pengambilan Hak atas Ahli Waris
f. Hak Deposito Jangka Panjang : 10 tahun, 20 tahun dan maksimal 30 tahun
Saya atau pemegang mandat Pelimpahan Tanpa Nama adalah pemegang hak penuh untuk maksud transaksi / untuk melaksanakan transaksi yaitu adalah seperti tersebut di bawah ini :
a. Investasi Deposito
b. Transaksi Deposito
c. Pelaksanaan Rekayasa Bank
d. Transaksi Perdagangan Deposito
e. Jaminan Deposito
f. Jaminan Kembali Deposito (Re-Asuransi)
Demikianlah surat keputusan Founding Father’s Nasional-Internasional selanjutnya untuk dapat ditransaksikan di Negeri Swiss dengan Kode Sandi No. 8107 UBS.
- Kementerian Pusat Keuangan Swiss
- Gubernur Bank Swiss
- A.F.D. Metal Suisse Commercial.
- Prosedur Kerja 19 Keturunan Sertifikat Deposit.
Berdasarkan 19 (sembilan belas) Resume di atas ini membawa Hukum Adat Pangaran-aran disebut dibawah ini :
1. Anak Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
2. Putu Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
3. Buyut Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
4. Canggah Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
5. Wareng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
6. Udeg-Udeg Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
7. Gantung Siwur Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
8. Cicip Muning Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
9. Petarangan Bosok Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
10. Goprak Waton Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
11. Goprak Shente Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
12. Cendeng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
13. Yeng-iyeng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
14. Giyeng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
15. Cumleng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
16. Amleng Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
17. Menyaman Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
18. Menya-Menya Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
19. Trah Tumerah Adat Maklumat Amanah Tanpa Nama.
Berdasarkan 19 (sembilan belas) keturunan tersebut di atas berukuran PIN 019 / PIN 018 / PIN 017 / untuk menjuruskan Resume Kesebelasan (XI) dan Tim IX (sembilan) bersangkutan dengan Jurnal Negara I tahun 1947 / Jurnal Negara II tahun 1948 bersamaan penandatanganan Naskah Linggar Jati tahun 1947 dan penandatanganan Naskah Roem Royen tahun 1948 proses Indonesia muda ini mengambil sejarah Indonesia Gugat menentukan penagihan 51 (limapuluh satu) Perusahaan Negara dengan pedoman buku yang ada bersangkutan dengan tanah-tanah Verponding cetakan buku tersebut tahun 1946 dan penagihan 82 (delapanpuluh dua) Negara Internasional Investasi Perjanjian ke Perjanjian tahun 1946 untuk mewujudkan Program Adil dan Makmur, Adil dalam Kemakmuran, Makmur dalam Keadilan yang mengandung makna seluas-luasnya berdasarkan Deklarasi PBB Negara yang berbentuk Kerajaan, Deklarasi PBB Negara yang berbentuk Republik, Deklarasi PBB Negara yang mempunyai Undang-Undang Hak Asasi Manusia, Deklarasi PBB Negara Undang-undang yang melindungi kehidupan manusia di muka bumi berdasarkan Undang-Undang Mandataris tahun 1927 di Tampak Siring Bali yang mencerminkan Dasar Undang-Undang Pancasila diringkas mejadi Tri Sila, diringkas menjadi Eka Sila, diperas menjadi Bangsa Indonesia Tulen, Diperas menjadi Kedaulatan Gotong Royong yang mempunyai Peri Kemanusiaan I sampai dengan Peri Kemanusiaan V, bilamana tidak sesuai dengan Hukum Adat dan Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Sastra Negara Founding Father’s Nasional-Internasional berhak menolaknya menentukan dan menetapkan Perencanaan, merestui Perencanaan, menetapkan Re-Perencanaan, merestui Re-Perencanaan, menentukan dan menjuruskan Benteng Pemuda, mewujudkan Perdamaian Dunia atas dasar K.B.T.N dijelaskan Kesatuan Bangsa Tentara Internasional / Kesatuan Bangsa Tentara Nasional / Komite Bangsa Ke Bangsa Tertinggi, Teknologi, Nasional Internasional Produk Nasional diajukan ke Front Internasional tentang Produk Biji Perbesian sejajar tambang Indonesia tentang Produk Microchip sejajar tambang Indonesia, tentang Produk Satelit Antariksa Nasa adalah wadah Perindustrian Internasional Apollo tahun 1955 yang dipimpin oleh Asosiasi Akomodasi Asset Galudra Asia (AGLA) yang mencetuskan 100 (seratus) tahun Bangsa Indonesia ke depan menurut Pedoman Majalah tahun 1955 berdasarkan Konggres Asia Afrika di Bandung tahun 1963 memutuskan VII (tujuh) Asumsi Negara.
Demikian ini kami Perintis, Pelopor, Patriot, Pejuang, Pembela Tanah Air yang bercita-cita mulya menjunjung tinggi bangsa Indonesia melaksanakan perjanjian ke perjanjian untuk bersatu, untuk bersiap sedia, membela Nusa Bangsa, belajar berlatih supaya menjadi Patriot yang sejati berhati gembira selalu, bermuka berseri-seri, tak kenal jerih untuk menghadapi di garis depan dan sanggup bekerja giat mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia berdasarkan Ksatria Kusuma Negara / Srikandi Wanita Kusuma Negara yang menentukan Holding Company Widjaya Kusuma Susuar dan Sangga Buana Susuar untuk menjalankan Trading Company mewujudkan Human Capital Manusia sebagai Modal Nasional-Internasional.
Mengingat Instruksi Menteri Dalam Negeri :
a. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor II/MPR1983
b. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 38, Tambahan Negara No. 2043)
c. Undang-Undang No. 105 Tahun 1974 ( lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3037)
d. Undang-Undang Nomor 51 Prp Tahun 1960 (lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 158, tambahan lembaran negara No. 2106) jo. Undang-Undang No. 1 Tahun 1961 ( Lembaran Negara Tahun 1961 Nomor 3)
e. Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1979 jo. Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1985.

Mengingat Salinan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat :
1. Undang-Undang Nomor 5 tahun 1974
2. Undang-Undang Nomor 5 tahun 1960
3. Undang-Undang Nomor 56 Prp tahun 1960
4. Undang-Undang Nomor 5 tahun 1967
5. Undang-Undang Nomor 4 tahun 1982
6. Instruksi Menteri Pertanian R.I. tanggal 14 Juli 1975 Nomor 13/Ins/Um/7/1975
7. Instruksi Direktur Jenderal Perikanan tanggal 22 Nopember 1975 Nomor 11.I/4/2/18/75
8. Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat tanggal 19 September 1983 Nomor 522/SK. 1790-Pem.Um/1983.

-------------------------------------------MENIMBANG-----------------------------------------
Surat Departemen Dalam Negeri R.I.
Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 1986 Pelaksanaan Pengosongan Tanah
a. Bahwa dianggap perlu mengatur lebih lanjut mengenai tata cara pengosongan tanah sebagaimana ditentukan dalam pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 51 Prp. Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah tanpa Ijin yang Berhak atau Kuasanya.
b. Bahwa sambil menunggu ditetapkannya peraturan pelaksanaan dimaksud pada angka 1 (satu) diatas, perlu dikeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri.
Menimbang Salinan surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat :
1. Bahwa bertambahnya areal tanah timbul tersebut, maka untuk tertib penguasaan dan penggunaannya dipandang perlu diambil langkah-langkah pengamanan sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari Menteri Dalam Negeri Cq. Direktur Jendral Agraria.
2. Bahwa untuk tertib penguasaan dan penggunaan tanah termaksud, dipandang perlu untuk memperhatikan kepentingan semua pihak termasuk kelestarian alam dan lingkungan.

Memperhatikan Salinan surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat :
a. Bahwa tanah timbul di Pantai Utara Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat, mungkin lama semakin lama bertambah yang dalam pemanfaatnya harus tetap berfungsi sosial dan mengindahkan ketentuan tata guna tanah.
b. Bahwa Pembinaan Hutan Bakau harus tetap ditingkatkan untuk kelestariannya.
Memperhatikan Departemen Dalam Negeri Ripublik Indonesia :
- Pendapat tim koordinasi penanganan masalah pertanahan dalam rapatnya pada tanggal 14 Januari 1986.
Mengutip Penginstruksian Menteri Dalam Negeri Nomor 6 tahun 1986.
Mengambil Resume Perencanaan / Reperencanaan.
Kepada : 1. Para Gubernur Kepala Daerah Tingkat I, seluruh Indonesia.
2. Para Bupati / Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Seluruh Indonesia.
Untuk :
1. Sambil menunggu ditetapkannya peraturan pelaksanaan mengenai tata cara pengosongan tanah berdasarkan kewenangan sebagaimana ditentukan dalam pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 51 Prp. Tahun 1960, setiap tindakan pengosongan tanah baru dapat dilaksanakan setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.
2. Instruksi ini mulai berlaku sejak ditetapkan dan supaya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 Februari 1986, Menteri Dalam Negeri : TTD SOEPARDJO.

----------------PRIORITAS DEPARTEMEN DALAM NEGERI R.I.------------------
Nomor : Stu. 8/283/8-79
Lampiran : AGLA PROYEK
Perihal : Prioritas penyelesaian status tanah-tanah yang dikuasai Oleh Lembaga-Lembaga Tertinggi / Tinggi Negara / Departemen-Departemen / Lembaga-Lembaga Non Departemen, Jakarta, 06 Agustus 1979 Kepada Yth. Saudara –Saudara Gubernur Kepala Daerah Tingkat I se Indonesia, Kepada Urusan Pegawai Kepala Direktorat Agraria Provinsi di Seluruh Indonesia.

------------------------------------------SURAT EDARAN--------------------------------------
Mengutip : Bersama ini dipermaklumkan kepada Saudara-Saudara bahwa di dalam rangka usaha-usaha untuk memperlancar terwujudnya pelaksanaan “Catur Tertib” dibidang pertanahan sebagaimana telah digariskan dalam Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 22 April 1979 No. 593.22/3228/Agr. Yo Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 24 April No. 593.22/3229/Agr, perihal : Inventarisasi tanah-tanah yang dikuasai oleh Lembaga-lembaga Tertinggi / Tinggi Negara / Departemen-Departemen/ Lembaga-Lembaga Pemerintah Non Departemen maka bersama ini diminta perhatian Saudara-Saudara akan hal-hal sebagai berikut :
1. Agar memberikan prioritas pertama dalam penyelesaian status hukum hak atas tanah yang dikuasai/dipergunakan oleh Lembaga-Lembaga Tertinggi / Tinggi Negara / Departemen-Departemen/ Lembaga-Lembaga Pemerintah Non Departemen sampai dengan penyelesaian sertifikat hak atas tanahnya.
2. Pemberian hak pakai atas tanah Negara kepada Instansi-Instansi Pemerintah sebagaimana yang dimaksudkan diatas tidak dikenakan uang pemasukan kepada Negara tetapi hanya dikenakan biaya administrasi yang besarnya ditetapkan sebesar 1% (satu prosen) dari jumlah uang pemasukan yang dimaksud di dalam pasal 4 dan 5 peraturan Menteri Dalam Negeri No. 1 tahun 1975, dengan ketentuan minimum Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dan maksimum Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) dan sumbangan kepada yayasan dana Landreform minimum sebesar Rp. 5.000,- (limaribu rupiah) dan maksimum Rp. 50.000,- (limapuluh ribu rupiah).
3. Dalam jumlah biaya administrasi yang dimaksud dalam angka-angka tersebut diatas belum termasuk biaya-biaya untuk memperoleh sertifikat hak atas tanahnya.
4. Semua biaya yang diwajibkan dalam rangka penyelesaian status hukum dari tanah-tanah yang dipergunakan untuk kepentingan Instansi-Instansi Pemerintah diatas tetap dibebankan kepada Instansi-instansi yang bersangkutan.
5. Penyelesaian dari pada status hukum tanah-tanah yang dipergunakan untuk Instansi-Instansi Pemerintah termasuk penyelesaian Sertifikat Hak atas tanahnya hendaknya sudah dapat diselesaikan sampai akhir bulan Desember 1979 dan selambat-lambatnya pada akhir tahun pertama Pelita II ini.
Berhubungan dengan hal-hal yang kami kemukakan tersebut di atas bersama ini diminta dengan sangat agar Saudara-Saudara menginstrusikan kepada seluruh aparat dalam wilayah Saudara untuk memprioritaskan hal-hal yang dimaksud di atas.
Jika terdapat kesulitan-kesulitan atau permasalahan sehubungan dengan surat edaran ini agar Saudara melaporkan kepada kami dengan segera.
Demikian untuk mendapatkan perhatian saudara-saudara serta dilaksanakan sebagaimana mestinya.A.N Menteri Dalam Negeri, Direktur Jenderal Agraria, TTD. DARYONO.

----------------------------SURAT KEPUTUSAN BERWENANG-------------------------
---------------------------A.G.L.A. NO:020/PPTAPRI/SW/III/’69-------------------------
Berdasarkan Pidato Menteri Negara Agraria kepala Badan Pertanahan Nasional SONI HARSONO tertanggal 28 Desember 1995 Berbunyi : Pemerintah menghargai dan atau menyanggupi dan atau mengembalikan hak atas tanah – tanah Adat kepada Suku dan atau Ulayat kepada Pemiliknya, apabila ada suratnya, kalaupun tidak ada (tanpa surat pun) asal masih ada saksi-saksi hidup.
Pernyataan Menteri Kehutanan Republik Indonesia JAMALUDIN SURYO HADI KUSUMO yang disiarkan dalam berita Televisi Republik Indonesia tertanggal 14 september 1996 jam 19.00 Waktu Indonesia Barat.
Tanah masyarakat, tanah Adat dan Tanah Ulayat yang dipinjam Balai Perhutani, harus segera dikembalikan :
1. Perdhikan
2. Dinasty
3. Prasasty
4. Trusty
5. Otonomi Daerah Kerajaan Barat (Pajajaran)
6. Otonomi Daerah Kerajaan Tengah (Mataram)
7. Otonomi Daerah Kerajaan Timur (Majapahit)
8. Balai Harta Peninggalan
9. Badan Pertanahan Nasional Provisi Notaris
10. Bapenas / Kekayaan Negara
11. Biro Jasa.
Mengutip Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat
Memutuskan dan Menetapkan :
PERTAMA : Tanah Timbul adalah tanah yang dikuasai langsung oleh Negara.
KEDUA : Setiap penggunaan dan peruntukan tanah timbul ditentukan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat setelah memperhatikan segi perencanaan pembangunan Daerah serta segi tata guna tanah dan segi kehutanannya.
KETIGA : Selebar 400 (empat ratus) meter dihitung dari titik pasang surut terendah, mutlak harus dipertahankan dan merupakan jalur hijau serta hutan payau yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit III Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat.
KEEMPAT : Untuk menjamin ketertiban dan keamanan dalam mengelola tanah timbul dimaksud pada Diktum Ketiga maka Perum Perhutani Unit III Provinsi Jawa Barat diwajibkan untuk mencanangkan patok-patok batas permanen yang tidak mudah dapat dibongkar sehingga jelas areal tanah termaksud berada di bawah penguasaan dan pengelolaannya.
KELIMA : Apabila tanah timbul terdapat diperbatasan hutan payau, maka dipandang perlu dilakukan penggeseran hutan payau ke arah laut sesuai dengan lebar hutan payau semula dan hutan payau yang ada di belakangnya selebar tanah timbul dapat dilepaskan oleh pihak Perhutani sebagai gantinya dengan tetap memperhatikan 400 (empat ratus) meter dari titik pasang surut terendah harus merupakan jalur hijau hutan payau.
KEENAM : Tanah timbul untuk kepentingan tambak dan untuk kepentingan lainnya tetap diperhatikan dan diarahkan di belakang jalur 400 (empat ratus) meter atau di belakang hutan payau.
KETUJUH : Tanah timbul yang dalam kenyataannya digarap oleh rakyat, maka bupati / walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II yang bersangkutan harus mengadakan penataan kembali dan mengajukan usul tentang rencana penggunaan serta peruntukannya kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat.
KEDELAPAN : Untuk pelaksanaan dari keputusan ini, pengawasannya ditugaskan kepada Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II beserta Aparat teknisnya yang bersangkutan.
KESEMBILAN : Setiap perkembangan dan perubahan serta rencana peruntukan tanah timbul, oleh Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II yang bersangkutan dilaporkan kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat setiap 3 (tiga) Bulan.
KESEPULUH : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan perubahan atau peninjauan kembali seperlunya apabila ternyata dikemudian hari terdapat kekeliruan.
Ditetapkan di Bandung pada tanggal 07 Nopember 1984, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat, TTD. H.A. KUNAEFI

----------------------------SURAT KEPUTUSAN BERWENANG-------------------------
---------------------------A.G.L.A. NO:020/PPTAPRI/SW/III/’69--------------------------
Sesuai dengan Maklumat Demokrasi (No:RHS / 010 / 0 19 / 0666 / 000 / 17 / 08 / 45 / X / MA), dijelaskan bahwa surat keterangan ini dibuat dan ditetapkan berdasarkan FILSAFAT NEGARA PANCASILA dan UNDANG-UNDANG DASAR 1945.
Mengembangkan Areal Kota Industri 100 (seratus) tahun bangsa Indonesia ke depan berdasarkan penagihan 51 (limapuluh satu) Perusahaan Negara keputusan tahun 1946, menentukan Industri Biji Besi / Industri Microchip / Industri Satelit Antariksa Produk Nasional diajukan ke Front Internasional berdasarkan penagihan 82 (delapanpuluh dua) Negara Internasional, Dirumuskan tahun 1946 dengan Metafisika Hukum Perdata tahun 1993 s/d tahun 2002 melalui riwayat hidup perjalanan pemegang Premissori Note 10 (sepuluh) Negara. Untuk pengembangan Industri dalam kelangsungan hidup rakyat Indonesia kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 selaku Saka Guru Bangsa Indonesia dan selaku Owner atau Pemilik dari dokumen-dokumen dan menyampaikan aspirasi rakyat berdasarkan Kosmologis Mozaik yang timbul dari Sumatera dan sekitarnya, Kosmologis Hararkis yang timbul dari Jawa Bali dan sekitarnya, Kosmologis Harmonis Rumpun Melayu yang timbul dari Kalimantan, Sulawessi, Maluku, Nusa Tenggara, Irian Barat dan sekitarnya.
Resume Lima Suryaningrat Lima Praganingrat Nuswantara Sama Bakdi Kartosuro Banyuwangi, Nusakambangan, Ratublambangan, Pusaka Tri tunggal Pangeran Diponogero alias Pangeran Antawirya, kinerja Lima Praganingrat cukup surat Lisensi yang dikeluarkan tanggal 27 Juli 1965 oleh Proklamator Bangsa Indonesia untuk Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Lisensi yang dikeluarkan tanggal 05 Agustus 1965 untuk Bung Adam Malik, dibuat dengan tujuan mengatakan bangsa Indonesia ini disebut bangsa yang besar menghormati jasa-jasa kepahlawanannya menurut sandi Harta-Harti-Tahta-Mahkota menuju Peragaan Pelimpahan tanah – tanah Verponding sebesar 90% (sembilanpuluh prosen) untuk dikembalikan ke Dinasti Kerajaan Pajajaran sebesar 30% (tigapuluh prosen) untuk dikembalikan ke Dinasti Kerajaan Majapahit sebesar 30% (tigapuluh prosen) untuk dikembalikan ke Dinasti Kerajaan Mataram sebesar 30% (tigapuluh prosen), berdasarkan sejarah mandataris tanggal 27,28 Oktober 1927 M. ditampak Siring Bali menerangkan bahwa Kusno Wibowo (Ir. Soekarno Sang Proklamator) mendapatkan 10% (sepuluh prosen) atas nama Perintis-Pelopor-Patriot-Pejuang-Pembela Tanah Air diamanahkan kepada 95 (sembilan puluh lima) orang berdasarkan Hukum Adat Istiadat Budaya dan Adat Istiadat Perdata maupun Adat Istiadat Tata Negara Indonesia bersama dengan Adat Istiadat Sastra Negara mengandung MUSABAB DAN AKIBAT MEMPUNYAI KATA POKOK- KATA KERJA – KATA BENDA yang dihantarkan ke Pintu Gerbang Kemerdekaan Indonesia berdasarkan BADAN PENYELIDIKAN USAHA PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA Jum’at Kliwon tanggal 16 Agustus 1945 Jam 12.00WIB, didalam peragaan 10% (sepuluh prosen) yang menyangkut penagihan 51 (limapuluh satu) Perusahaan Negara yang terletak diatas tanah-tanah Verponding milik kedinastian Kerajaan dibawah naungan Kingdhom 244, Kingdhom 245, Kingdhom 247, diperagakan dalam Holder 501, 502, 503, 504, 505, 506, 507, 508, 509, 510, 511, 512, 513, 514, 515, 516, 517, 518 dan 519, menyangkut Owner Ir. Soekarno ditetapkan dan dialokasikan sebagai berikut :
1. Dialokasikan di Kerajaan Mamenang Kediri.
2. Dialokasikan di Kerajaan Majapahit.
3. Dialokasikan di Kerajaan Maespati.
4. Dialokasikan di Kerajaan Wiratha.
5. Dialokasikan di Kerajaan Kalingga.
6. Dialokasikan di Kerajaan Tarumanegara.
7. Dialokasikan di Kerajaan Sulawesi dan sekitarnya.
8. Dialokasikan di Kerajaan Kalimantan dan sekitarnya.
9. Dialokasikan di Kerajaan Nusa Tenggara dan sekitarnya.
10. Dialokasikan Mandataris Menteri Keuangan.
11. Dialokasikan Mandataris Departemen Keuangan.
Sebelas Owner tersebut hasil pelimpahan 10% (sepuluh prosen) dari Pangeran Kesit Kusumo/ Pangeran Timur / Pangeran Suryo / Pakubuwono X / Hamengkubuwono VII / Pangeran Diponegoro / Nyi Ageng Serang / Macan Putih/ Naga Putih / Beruang Putih / Beruang Merah / Galudra Hijau / Galudra Merah / Galudra Putih / Galudara Pancasila / Galudra Merdeka / Galudra Bineka / Galudra Mataram / Galudra Ekapaksi, yang dijuruskan ke Resume 7 (tujuh) Asumsi Negara berdasarkan Konggres Asia Afrika mencerminkan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut GANEFO, tahun 1960 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut RESOFIM, tahun 1961 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut TAVIV, tahun 1962 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut MANIPOLUSDEK, tahun 1963 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut GOTONG ROYONG, tahun 1964 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut BERDIKARI, tahun 1965 dan Garis – Garis Besar Haluan Negara disebut ORDONANSI, tanggal 06 Juni 1966 tentang pertanggungan jawab Keuangan Harta-Harti-Tahta-Mahkota.

---------------------------MEMUTUSKAN ALOKASI AGLA------------------------------
Berdasarkan Jurnal Negara I tahun 1947 dan Jurnal Negara II tahun 1948 untuk 100 (seratus) tahun Bangsa Indonesia Kedepan menentukan Resume AGLA dan Areal Kota Industri masa depan 100 (seratus) kedepan:
Visi dan Misi Jalur Tol I:
1. Industri Biji Besi Kawasan Indonesia Barat.
2. Indusri Microchip Kawasan Indonesia Barat.
3. Indusri Satelit Antariksa Kawasan Indonesia Barat.
4. Bidang Pendidikan non-formal Kawasan Indonesia Barat.
5. Bidang Ekonomi Kawasan Indonesia Barat.
6. Bidang Kesejahteraan rakyat Kawasan Indonesia Barat
7. Bidang Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi Kawasan Indonesia Barat.
8. Bidang Industri Kawasan Indonesia Barat.
9. Bidang Pertanian Kawasan Indonesia Barat.
10. Bidang Tenaga Kerja Kawasan Indonesia Barat.
11. Bidang perdagangan Kawasan Indonesia Barat.
12. Bidang Transportasi Kawasan Indonesia Barat.
13. Bidang Pertambangan Kawasan Indonesia Barat.
14. Bidang Kehutanan Kawasan Indonesia Barat.
15. Bidang Pariwisata Kawasan Indonesia Barat.
16. Bidang Telekomunikasi Kawasan Indonesia Barat.
17. Bidang Koperasi Kawasan Indonesia Barat.
18. Bidang Kelautan Kawasan Indonesia Barat.
19. Bidang Kedirgantaraan Kawasan Indonesia Barat.
20. Bidang Keuangan Kawasan Indonesia Barat.
21. Bidang Transmigrasi Kawasan Indonesia Barat.
22. Bidang Energi Kawasan Indonesia Barat.
23. Bidang Lingkungan Hidup Kawasan Indonesia Barat.
24. Bidang Kebudayaan Kawasan Indonesia Barat.
25. Bidang Kependudukan Kawasan Indonesia Barat.
26. Bidang Anak dan Remaja Kawasan Indonesia Barat.
27. Bidang Perumahan Kawasan Indonesia Barat.
28. Bidang Pemuda dan Olahraga Kawasan Indonesia Barat.
29. Bidang Agama Kawasan Indonesia Barat.
30. Bidang Hukum Kawasan Indonesia Barat.
Asosiasi Akomodasi Asset Galudra Asia (AGLA) menjuruskan Tujuh Asumsi Negara berdasarkan Buku Pedoman Jurnal Negara I tahun 1947 dan Jurnal Negara II tahun 1948 dalam hal Perjanjian Awal dan Perjanjian Akhir menyangkut Peragaan Pendamping dana APBN/APBD senilai US $. 9.664.335.664.330. (sembilan trilyun enamratus enampuluh empat milyar tigaratus tigapuluh lima juta enamratus enampuluh empat ribu tigaratus tigapuluh dolar) sebagai Humant Capital dalam Trading Company yang meliputi 10 (sepuluh) Provinsi.

MENETAPKAN : Proyek AGLA dalam Asosiasi PT. Widjaya Kusuma Susuar dengan Yayasan Badan Pelestarian Sriwijaya Wijaya melaksanakan Perencanaan, Re-perencanaan Asuransi, Re-asuransi dalam ketetapan Perjanjian ke Perjanjian bilamana tidak sesuai menurut Undang-Undang yang ada di dalam buku pedoman ini, Founding Father’s Nasional-Internasional berhak menolaknya sesuai ketetapan hukum yang berlaku di bawah ini.

MENETAPKAN : LANDREFORM OF CERTIFICATE INTERNATIONAL.
1. Penjara Modern
2. Dewan Perancang Nasional.
Program Transmigrasi Seluruh Indonesia / Koperasi Seluruh Indonesia / Polisi Seluruh Indonesia / Lembaga Pembina Hukum Nasional / Pembangunan Masyarakat Desa / Lembaga Administrasi Negara / Peradilan Kanak-Kanak / Seratus Tahun Bangsa Indonesia Ke Depan Cadangan Program dalam Arsip Nasional.

MENETAPKAN : LANDREFORM SERTIFIKAT NASIONAL INTERNASIONAL.
Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia
1. Lembaga Kimia
2. Lembaga Fisika
3. Lembaga Geologi / Pertambangan.
4. Lembaga Metalurgi
5. Lembaga Elektronika.
6. Lembaga Biologi.
7. Lembaga Ekonomi dan Masyarakat.
8. Penelitian Bidang Geologi / Pertambangan.
9. Aeriol Survey.
10. Penelitian dibidang Industri.
11. Penelitian dibidang Produksi Pangan.
12. Penelitian dibidang Perkebunan dan Kehutanan.
13. Penelitian dalam lingkungan DKA.
14. Memajukan Penelitian dilembaga lain yang penting untuk Pembangunan
15. Laboratorium PTT – di Bandung.
16. Penelitian yang berhubungan dengan Penerbangan dan Produksi Pesawat Udara di Bandung.
Catatan : Tempat belum ditentukan
MENETAPKAN : CERTIFICATE INTERNATIONAL.
Pengairan :
1. Rehabilitasi.
2. Pelanjutan Penyempurnaan
3. Perluasan.
4. Proyek Besar.
5. Perikanan Darat.
6. Perusahaan Hewan Besar
Menambah Padi Sentra – Jawa dan Seluruh Indonesia.
Peternakan Alam – Seluruh Wilayah Indonesia.
Mendirikan Gudang dan Lumbung Padi – Setiap Deswati I dan Desa di Indonesia.
Intensifikasi Penanaman Kedelai – Jawa
Intensifikasi Penanaman Jagung – Indonesia.

MENETAPKAN : LANDREFORM OF CERTIFICATE INTERNATIONAL.
1. Akademi Pekerjaan Umum.
2. Akademi Pertanian.
3. Akademi Pembangunan Veteran.
4. Sekolah Tekstil Tinggi.
5. Akademi Pelajaran.
6. Sekolah Pelajaran dan Perkapalan Menengah.
7. Pendidikan Tenaga PTT.
8. Akademi Gula Negara.
9. Sekolah Analis / Sekolah Analis Tinggi.
10. Sekolah Kejuruan Perhotelan.
11. Sekolah Menengah Pertanian Atas.
12. Kursus Karantina.
13. Sekolah Kehutanan Menengah Atas.
14. Sekolah Perikanan Menengah Atas.
15. Sekolah Kehewanan Menengah Atas.
16. Sekolah Guru Atas – Deswati II.
17. Sekolah Guru Kepandaian Putri – Deswati X.
18. Sekolah Menengah Atas BYB (Beban Yang Bersangkutan) –Deswati II
19. Sekolah Rakyat – Tiap Desa.
20. Pemberantasan Buta Huruf – Tiap Desa.
21. Kursus Kemasyarakatan dan Perpustakaan – Tiap Desa.
22. Akademi Cinematografi - Tempat Belum Dialokasikan
23. Pendidikan Keahlian Jurusan Ekonomi Pelajaran - Tempat Belum Dialokasikan
24. Pendidikan Perwira Oleh Mesin Markonis - Tempat Belum Dialokasikan

----------------------------------------MENGINGAT-------------------------------------------
SURAT PELIMPAHAN atau PEMEGANG SURAT KUASA PELIMPAHAN No: 0017/PPTAPRI/SPKOE/III/’69
Berdasarkan SURAT PAMUNGKAS Sesuai dengan SURAT KETERANGAN No : 002/PPTAPRI/SKR/III/’48 Dan SURAT DOKTRIN PERJUANGAN No : 013/PPTAPRI/SKR/III/’50 maka dari itu Surat Keterangan ini hanya Saya haturkan kepada Guruku, Bapak Kiyai Haji Jawahir atau R.H.H. Juwahir Susenotomo alias Munandar Wijaya Kusuma.

-----------------------------------------MENIMBANG-------------------------------------------
SURAT PERNYATAAN KHUSUS No : 003/SPT/RHHDSPR/VIII/’47 Jakarta, 17 Agustus 1947 tanpa Perangko / Materai, atas Nama Bapak Kiyai Haji Jawahir (RHH. Juwahir Susenotomo) Keduanya ditulis pada Kertas Bunga MERAH Putih dalam Dua bahasa, Inggris dan Indonesia, Warna Merah dalam Kertas tersebut adalah Tembus.

--------------------------MEMUTUSKAN SENTRAL GLOBAL---------------------------
1. SURAT PELIMPAHAN No : 009/PPTAPRI/SPL/VIII/’49, Jakarta 17 Agustus 1949,disertai dengan Perangko / Materai 25 Cent / Rupiah, keduanya ditulis pada kertas bunga Merah Putih dua Bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.
2. SURAT KUASA, No : 010/PPTAPRI/SKC/VIII/’9, Jakarta 17 Agustus 1949, disertai dengan perangko / materai 1 Rupiah keduanya ditulis pada kertas bunga Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas adalah tembus.
3. SERTIFIKAT SURAT KUASA PELIMPAHAN No: 009A/PPTAPRI/DAL/VIII/’49, Jakarta 20 Agustus 1949 tanpa perangko/materai dan atas nama Bapak Kiyai Haji Djawahir keduanya ditulis pada kertas bunga Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.
4. SERTIFIKAT SURAT KUASA No : 0011/PPTAPRI/CAL/’49, Jakarta 25 Agustus 1949 tanpa perangko / materai dan atas nama Kiyai Haji Djawahir, alias R.H.H. Djawahir Soesenotomo. keduanya ditulis pada kertas Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.
5. SURAT KETERANGAN No : 002/PPTAPRI/SKR/III/’48, Jakarta 1 Maret 1948 tanpa perangko / materai keduanya ditulis pada kertas Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus
6. DOKTRIN PERJUANGAN PENYELESAI AMANAH HARTA KEKAYAAN RAKYAT No : 013/PPTAPRI/SKR/III/’50, tanpa perangko / materai, keduanya ditulis pada kertas Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.
7. SURAT KEPUTUSAN No : 001/PPTAPRI/SK/III/’47, Jakarta 1 Maret 1947 tanpa perangko / materai
8. SURAT PROSEDUR KERJA SERTIFIKAT DEPOSIT No : 019/PPTAPRI/LWP/VIII/’62, Jakarta 19 Agustus 1962 tanpa nama, tanpa perangko / materai, keduanya ditulis pada kertas bunga Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.
9. SURAT KEPUTUSAN BERWENANG No : 020/PPTAPRI/SW/III/’69, Jakarta 15 Maret 1969 tanpa nama, tanpa nomor, tanpa materai, keduanya ditulis pada kertas bunga Merah Putih dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, warna merah dalam kertas tersebut adalah tembus.

----------------------------------------MENETAPKAN------------------------------------------
NO : E.17845.49.60.95.10001 / 773 / TRANSAKSI DI NEGERI SWISS DENGAN KODE SANDI NO. 8107 UBS KEMENTRIAN PUSAT KEUANGAN SWISS – GUBERNUR BANK SWISS – A.F.D. METAL SUISSE COMMERCIAL
- Asosiasi Perdhikan Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Hak Waris Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Hak Ahli Waris Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Dinasty Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Prasasty Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Kosmologis Hararkis Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Kosmologis Mozaik Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Kosmologis Rumpun Melayu Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Deklarasi Negara Berbentuk Kerajaan berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Deklarasi Negara Berbentuk Republik dipimpin oleh RI Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Deklarasi Hak Asasi Manusia Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Deklarasi Kehidupan Sejarah Manusia Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Keistimewaan dan Kemenangan Perjanjian Awal dan Perjanjian Akhir Tahun 1224 Masehi sampai dengan Perjanjian Menuju Pintu Gerbang Kemerdekaan yang diatur oleh : BADAN PENYELIDIKAN USAHA PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA Tanggal 16 Agustus 1945 Jum’at Kliwon Jam 12:00 WIB.

----------------------------------MENETAPKAN TRUSTY-----------------------------------
- Asosiasi Kingdhom 244 Kerajaan Pajajaran Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Kingdhom 245 Kerajaan Mataram Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Kingdhom 247 Kerajaan Majapahit Nasional Internasional berdasarkan Adat Istiadat.
- Asosiasi Harta Kingdhom 244 Kerajaan Pajajaran Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Harti Kingdhom 244 Kerajaan Pajajaran Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Tahta Kingdhom 244 Kerajaan Pajajaran Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Mahkota Kingdhom 244 Kerajaan Pajajaran Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Harta Kingdhom 245 Kerajaan Mataram Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Harti Kingdhom 245 Kerajaan Mataram Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Tahta Kingdhom 245 Kerajaan Mataram Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Mahkota Kingdhom 245 Kerajaan Mataram Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Harta Kingdhom 247 Kerajaan Majapahit Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Harti Kingdhom 247 Kerajaan Majapahit Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Tahta Kingdhom 247 Kerajaan Majapahit Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.
- Asosiasi Mahkota Kingdhom 247 Kerajaan Majapahit Nasional berdasarkan Mandataris tanggal 27 - 28 Oktober 1927 di Tampak Siring Bali.

-----------------------MENETAPKAN OWNER / HOLDER 244--------------------------
- Asosiasi Owner Munandar Wijaya Kusuma Provinsi Jawa Barat / Provinsi DKI Jakarta / Provinsi Banten / Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam / Provinsi Sumatera Utara / Provinsi Sumatera Barat / Provinsi Riau / Provinsi Kepulauan Riau / Provinsi Jambi / Provinsi Sumatera Selatan / Provinsi Bangka Belitung / Provinsi Bengkulu / Provinsi Lampung.

-----------------------MENETAPKAN OWNER / HOLDER 247--------------------------
- Asosiasi Owner Mr. Soekarno (Muhammad Raden Soekarno) Kerajaan Mamenang Kediri / Kerajaan Maespati / Kerajaan Wiratha / Kerajaan Majapahit / Kerajaan Kalingga / Pulau Sulawesi / Pulau Kalimantan / Pulau Nusa Tenggara dan Sekitarnya / Keturunan Proklamator dengan Asas Kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 / Pendukung ORI dalam proses Menkeu dan Financial / Pendukung PERURI dalam proses Depkeu dan Financial

------------------------MENETAPKAN HOLDER NASIONAL---------------------------
- Asosiasi Holder : 501 Provinsi Jawa Tengah / Holder 502 Provinsi Jawa Barat / Holder 503 Provinsi Banten dan DKI Jakarta / Holder 504 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Istimewa Aceh / Holder 505 Provinsi Jawa Timur / Holder 506 Provinsi Bali / Holder 507 Pulau Sumatera dan Sekitarnya / Holder 508 Pulau Irian dan Sekitarnya / Holder 509 Pulau Nusa Tenggara dan Sekitarnya / Holder 510 Kepulauan Maluku dan sekitarnya / Holder 511 Pulau Sulawesi dan Sekitarnya / Holder 512 Pulau Kalimantan dan Sekitarnya / Holder 513 Kerajaan Mataram Flores dan Sekitarnya / Holder 514 / Holder 515 / Holder 516 / Holder 517 / Holder 518 / Holder 519 Hakwaris dan Hak Ahli Waris Asosiasi Founding Father’s Nasional Internasional Ketetapan Hukum Agustus Geneva 1927 berbahasa German / berbahasa Belanda / berbahasa Inggris menentukan Keseimbangan Hukum Moneter Nasional Internasional dalam Investasi dan Penagihan 51 Perusahaan Negara dan Penagihan 82 Negara Internasional.

------------------------MENETAPKAN TRUSTY NASIONAL----------------------------
- Asosiasi Owner – Aset Dasar Rakyat (A.D.R.) Lima Suryaningrat Lima Praganingrat
- Asosiasi Holder – Aset Bank Negara (A.B.N.) Lima Suryaningrat Lima Praganingrat.
- Asosiasi Garantor – Aset Bank Makro (A.B.M.) Lima Suryaningrat Lima Praganingrat.
- Asosiasi Programmer – Aset Bank Mikro Makro (A.B.M.M.) Lima Suryaningrat Lima Praganingrat.
- Asosiasi Director Interjensi Dana Rakyat – Manajemen Ekonomi Mikro Makro Bank Eksekutif Republik (M.E.M.M.B.E.R.) Lima Suryaningrat Lima Praganingrat.
- Asosiasi Trusty Bank Official (B.O.) Lima Praganingrat.
- Asosiasi Trusty Otorita Bank Owner (O.B.O.) Lima Praganingrat.
- Asosiasi Trusty Manajemen Perekonomian Bank Owner (M.P.B.O.) Lima Praganingrat.
- Asosiasi Trusty Manajemen Ekonomi Mikro Makro Bank Eksekutif Republik Indonesia berdasarkan Garis - Garis Besar Haluan Negara yang menjuruskan Benteng Perintis / Benteng Pelopor / Benteng Patriot / Benteng Pejuang / Benteng Pembela Tanah Air / Benteng Pemuda dalam Perencanaan Re-Perencanaan Jaminan Kembali Deposit (Re-Asuransi), Transaksi Perlindungan Hukum, Kuasa Hukum, Kredit Per Kreditan Hak deposito Jangka Panjang 10 tahun, 20 tahun, dan maksimal 30 tahun. Pelaksanaan Hibah Terikat Segitiga Emas Resume Perjanjian ORI dan PERURI.

Resume dalam peragaan keuangan melalui mekanisme perbankan yang berlaku adalah sebagai berikut:
1. Dengan diterbitkannya buku Lima Suryaningrat – Lima Praganingrat yang diikuti salinan Dokumen Pelimpahan Tanpa Nama dan kelengkapannya serta buku Kingdhom berarti saya : Munandar Wijaya Kusuma sebagai pewaris, pemegang Dokumen Tanpa Nama berkehendak mengaktifkan dokumen PELIMPAHAN TANPA NAMA.
2. Dengan diaktifkannya dokumen tersebut berarti seluruh dokumen pelimpahan amanah Bangsa Indonesia dinyatakan tidak berlaku lagi atau batal demi hukum yang mana hal tersebut sesuai dengan SURAT PERYATAAN KHUSUS Presiden Republik Indonesia yang pertama yaitu Ir. Soekarno nomor : 003/SPT/RHHDSPR/VIII/’47 tertanggal 17 Agustus 1947.
3. Dengan batalnya seluruh Dokumen Pelimpahan Amanah Bangsa Indonesia tersebut berarti bahwa seluruh amanah Bangsa Indonesia kembali kepada pemegang Amanah Tanpa Nama atau yang ditunjuk dengan disertai dengan SURAT KUASA PENUH dari ayahnya. Hal tersebut sesuai dengan SURAT PERNYATAAN KUNTJI UTAMA – PENYELESAI HARTA RAKYAT BAGI PARA PEMEGANG AMANAH/SURAT PELIMPAHAN ATAU PEMEGANG SURAT KUASA PELIMPAHAN oleh Presiden Pertama Republik Indonesia dengan nomor : 0017/PPTAPRI/SPKOE/’69 tertanggal 30 Maret 1969.
4. Dengan diaktifkannya DOKUMEN TANPA NAMA tersebut bukan berarti bahwa pemegang dokumen tersebut ingin mendirikan Negara diatas Negara, tetapi pemegang dokumen tersebut berkeinginan agar kesimpang siuran “Berita Amanah Bangsa Indonesia” segera mendapat titik terang serta cita-cita menunjukkan kepada Dunia bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang Besar segera tercapai.
5. Selanjutnya, dengan diaktifkannya DOKUMEN TANPA NAMA amanah Bangsa Indonesia, kami menghimbau kepada para pemegang amanah atau dokumen surat pelimpahan atau surat kuasa pelimpahan segera bersatu dan kembali kepada Induknya yaitu pemegang DOKUMEN TANPA NAMA.
6. Menghimbau kepada pemerintah, aparat pemerintah sekarang ataupun yang akan datang serta seluruh institusi dan aparatnya yang terkait dengan pelaksanaan penyelesaian amanah Bangsa Indonesia agar bersatu, membantu kelancaran dan memfasilitasi pelaksanaan penyelesaian amanah Bangsa Indonesia disegala bidang.
7. Dalam surat kuasa tunggal yang dikeluarkan oleh Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia pada tanggal 1 Maret 1961 disebutkan bahwa harta ini bukan milik Negara dan atau juga bukan pemerintah mendatang dan aparatnya artinya kedudukan pemerintah adalah penerima hibah dari Jawahir atau Ahli Warisnya sebagai pemegang Otoritas penuh untuk kemudian dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat.
8. Skema penyaluran dana dalam rangka penyelesaian awal harta amanah yang dikehendaki oleh pemegang Amanah Tanpa Nama adalah sebagai berikut.
a. Pemerintah sebagai pemegang kedaulatan Bangsa Indonesia untuk dipergunakan sebagai pelengkap Anggaran Belanja Negara sebagai pengganti Hutang Luar Negeri dan atau pengganti Surat Pernyataan Hutang (Obligasi) yang dikeluarkan kepada pihak ketiga. Selanjutnya Pemerintah akan mendapatkan suplai dana secara berkesinambungan setiap dilaksanakan transaksi penyelesaian harta amanah dalam rangka membesarkan Bangsa Indonesia dengan satu catatan apabila Pemerintah mampu mempertanggungjawabkan penyaluran dana tersebut sesuai dengan rencana yang diajukan tanpa adanya pemotongan (Korupsi) sehingga tujuan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta penyelenggaraan Pemerintahan yang bersih dapat tercapai. Dalam pelaksanaan penyaluran dana oleh Pemerintah yang diterapkan dalam pembangunan untuk mencapai kemakmuran dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran serta kesejahteraan rakyat Indonesia sesuai dengan cita-cita luhur Bangsa Indonesia, Pemerintah akan mendapatkan pengawasan dari lembaga yang bersifat independen yang ditunjuk oleh Pemegang Pelimpahan Tanpa Nama (Munandar Wijaya Kusuma) yaitu Badan Intellegence Pejuang 1945 (BIP 45) yang bekerja sama dengan Legiun Veteran Republik Indonesia.
b. Hak Waris yang meliputi kerajaan-kerajaan diseluruh Indonesia sebagai pemegang DINASTY Bangsa Indonesia sesuai dengan SURAT KETERANGAN BIO DATA PEMEGANG AMANAH Nomor 002/PPTAPRI/SKR/III/’48 tertanggal 1 Maret 1948 oleh Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia. Dalam hal ini pembagian besaran angka sirkulasi dana sepenuhnya berada ditangan Pemegang Otoritas Tanpa Nama demikian juga mengenai wilayah ataupun kerajaan yang akan mendapatkan alokasi atau sirkulasi dana yang dikucurkan oleh Pemegang Amanah Tanpa Nama. Pada tahap awal Kerajaan yang mendapatkan sirkulasi dana adalah seperti yang terlihat pada lampiran surat ini. Dana tersebut harus dipergunakan untuk membangkitkan kembali kebesaran kerajaan-kerajaan tersebut sebagai unsur pembentuk Bangsa Indonesia yang secara kronologis telah memberikan Fatwa Warisnya kepada Jibong Kusumah atau Munandar Wijaya Kusuma. Adapun pemegang dana tersebut ditunjuk oleh pemegang Otoritas Tanpa nama.
c. Hak Ahli waris : Adalah keluarga atau keturunan dari para pemegang Amanah. Yang pembagiannya ditentukan oleh Pemegang Otoritas Tanpa Nama.
d. Hibah Atas Nama : Dalam hal ini hibah diberikan kepada personal, Badan Hukum dan atau institusi dengan arah yang ditentukan oleh pemberi hibah, sedangkan daftar penerima hibah terlampir.

Demikian Resume ini diberikan, selanjutnya kami mengharap segera dilakukan koordinasi agar tercapai kata sepakat untuk segera ditindak lanjuti.

Anonim7 Februari 2011 22.34
Wwb,... Bapak Raden Syahrudin, Yth; di Jambi

Bapak Raden Syahrudin, untuk menghindari kesimpang siuran informasi dan penyalahgunaanya, maka dengan ini kami beritahukan bahwa:

berdasarkan;
AKTA PELIMPAHAN GALUDRA HIJAU KERAJAAN PAJAJARAN TENTANG HIBAH TERIKAT PENDAMPING APBD, Nomor AKTA: 18 Tanggal 16 September Tahun 2009 senilai 966 Milliar $US, yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi pada Tanggal 02 Oktober 2009 (tanda terima dan cap instansi terlampir)yang meliputi 8 (delapan) MUSPIDA, diantaranya;

1. Gubernur Provinsi Jambi
2. D.P.R.D. Provinsi Jambi
3. Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi
4. Pengadilan Tinggi Provinsi Jambi
5. Kepolisian Daerah Provinsi Jambi
6. KOREM GARUDA PUTIH / II SRIWIJAYA
7. B.A.P.P.E.D.A. Provinsi Jambi
8. B.P.N. Kantor Wilayah Provinsi Jambi

Mengingat dan,
Menimbang;

Menetapkan;

Bahwa Prof. DR. Ir. KGPH. H. MUNANDAR WIJAYA KUSUMA, SH. KHK telah menunjuk Yayasan tersebut sebagai perwakilan Resmi, pelaksanaan Teknis, untuk berdaulat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi dan Tingkat II Kabupaten / Kota maupun pihak-pihak terkait, guna membuat perencanaan, reprencanaan, berdasarkan Pedoman AGLA & YAYASAN BPSW.

Kesimpulan;

Bahwa bentuk Hibah terikat maupun program tersebut "TIDAK MELALUI PERORANGAN", dan atau tidak melalui wilayah yang bukan berdasarkan urutanya (Contoh; Pati Jawa timur adalah wilayah timur) akan tetapi melalui koridor-koridor Hukum yang berlaku di Negara ini, dan berdasarkan Planning-planning Wilayah Barat / Yayasan BPSW yang meliputi;

1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
2. Provinsi Sumatera Utara
3. Provinsi Sumatera Barat
4. Provinsi Riau
5. Provinsi Riau Kepulauan
6. Provinsi Jambi
7. Provinsi Sumatera Selatan
8. Provinsi Bangka Belitung
9. Provinsi Bengkulu
10. Provinsi Lampung

demikianlah penjelasan ini diberitahukan, apabila ada bentuk-bentuk informasi yang cacat hukum, harap menghubungi Yayasan BPSW untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, sekian Terima Kasih.

Alamat: Komplek Pemukiman TNI-ANGKATAN LAUT / KIMAL LAMPUNG UTARA.

Ttd.
Humas The Founding Father's


SALAM PERJUANGAN

SEMUA ASET AMANAH SUDAH TERKUNCI OLEH SARINAH SOEKARNO™®©

Semoga semua bisa bersabar dg kesulitan ekonomi dan keuangan negara Indonesia dan jg krisis ekonomi yg dialami semua negara. Adapun pergerakannya adalah bergesernya Bullion Big bank, IDB ,IFC dll menuju Indonesia. Kita menunggu masa transisi Perbankan dan keuangan negara dunia. Dan bagi seluruh rakyat Indonesia tinggal menunggu kepailitan dan kekurangan dana dari segala penjuru. Anda mencari Sarinah (Kontroversial)?? Tidak akan kembali lagi Sarinah untukmu seperti yang dulu.... Indonesia akan jatuh terpuruk dan juga semua negara, demikian jg bagi pejabat atau pengusaha yg menghalangi Sarinah (kode sandi), dan jg semua kaum yang mengaku2 dan oknum pejabat dan atau pengusaha yg mencoba mencairkan dan mengaku2, selamat berjuang 😁👍👍 sampai lebaran monyet, 1000% dana amanah rakyat dari Soekarno tdk akan bisa cair, semua sdh dikunci dalam satu kunci saja Sarinah (kode aset negara). Selamat buang waktu dan biaya utk upaya mencairkan dana leluhur, sampai kapanpun tdk akan bisa cair kecuali Otoritas satu kode SARINAH. Jika semua sdh bangkrut, dan pailit, janganlah mencari Sarinah, tunggu saja GORO2 dan Musibah wabah yg akan memusnahkan manusia hingga tinggal 1/4nya. Selamat berperang dan beradu domba memperebutkan harta leluhur. Mohon maaf semua sdh dikunci oleh Sarinah dari segala penjuru Indonesia dan dunia. Silahkan mengadu kekuatan dan kesaktian dg kekuasaan mencairkan dana leluhur, semua pasti sia2 .... Jadi Sarinah menunggu kalian menyerah Krn sdh tdk sanggup lagi dg berbagai upaya mencairkan dana leluhur.

Hehehehe selamat berperang dan berlomba mencairkan amanah leluhur dg mengaku2 keturunan raja.
Dana amanah ini atas nama BI Ratu Adil. Kode seri SS. (Sarinah Soekarno)
Peringatan dari Sarinah :
Hentikan mengaku2 bisa mencairkan dana leluhur dg mengaku memiliki dokumen, kolateral, kode sandi, surat obligasi, rekening dll, kuncinya adalah jangan angkuh merasa diri paling2 berkuasa dan mengatur, diatas langit selalu ada langit, hati yg lurus tdk perlu mengingkari amanah leluhur dan menguasai dg serakah. Percaya saja bahwa "Badai pasti akan berlalu". Berdiamlah, berdoa, berusaha bekerja keras dan jangan mempermainkan org dg mengaku2 apalagi mengamen memungut biaya mengatasnamakan dana leluhur. Tunggulah sang Otoritas/pemilik suatu saat akan membuka aset ini jika rakyat tenang, pejabat sdh tdk serakah dan tdk lupa dg penderitaan rakyat dan manusia mengaku2 Mr. M1 TiDaK ngamen dan merugikan rakyat kecil, Berdamai dan bersatu, maka sang pemilik otoritas akan membantu kalian dan mencairkannya.
Janganlah sombong dan angkuh, dg mengakui aset yg bukan milik dan otoritas sendiri. Malu lah kamu atas pengakuan jadi2an. Dan malulah pada sang pemilik aset yaitu ATAS NAMA BANGSA INDONESIA. bkn atas nama M1 😂😂😂 M1/Imam Mahdi/King of The King/ White Spiritual Boy/Ratu Adil itu hanya kode sandi sistem Lock in Bank (Penguncian dibank). Siapapun tidak akan bisa membuka akses pencairan aset amanah sampai tertanggal Januari 2018. Saran saya adalah Pihak Negara mengadakan sayembara resmi "Membantu ekonomi negara yg terpuruk", siapa yg sanggup dan memenangkan/ mencairkan dana amanah rakyat titipan Soekarno. Pertarungan cerdas akan memenangkan siapa orang yg sebenarnya pemilik otoritas tunggal dalam pencairan.Yang mengaku2 dan merugikan org banyak, akan malu dan tersisihkan dengan sendirinya. Sayembara ini adalah pertarungan para gajah(mengaku2 King of the king) yang melumpuhkan lawan tanpa senjata, tanpa berperang, tanpa melukai semut2 (rakyat) kecil yg tidak berdosa.

Wow cerita ini sungguh aneh tapi nyata, teman 😁😊

By Sarinah Winata Putri bungsu Soekarno
Alias WF