Minggu, 01 Juli 2018

HARTA AMANAH SOEKARNO MILIK NUSANTARA (“RAJA SULAIMAN DAN RATU BIQIS”)

HARTA AMANAH SOEKARNO MILIK NUSANTARA
(KISAH “RAJA SULAIMAN DAN RATU BIQIS”)

Biografi Penulis .....................................................................................................................................
Nama: Sarinah Dewi alias Diajeng Putri Aisyah. alias Winda Fitriana, ST.
Nama Panggilan: Dewi/Sarinah/Diajeng/Winda/Aisyah
Pekerjaan: Wiraswasta, Arsitek, Finance Controller, Seniman, dan Analisator & Principal Asset.
Hobby: Membaca, menulis, Olahraga renang dan karate, Melukis dan musikal.
Email: ratusarinah777@gmail.com
Terima Kasih ..........................................................................................................................................


ASSALAMU’ALAIKUM WR WB, SALAM SEJAHTERA UNTUK SEMUA UMAT.......................
Saya sangat tertarik dengan kajian perihal Harta Amanah Soekarno. Banyak hal yang akan dikupas perihal Harta Amanah ini. Saya sebagai Penulis sudah amat sangat menyelami hal terkait Aset Amanah dengan menganalisa, melakukan pendekatan “Personal Approach” kepada pelaku Amanah Soekarno ini.
Banyak hal yang harus dicermati, Banyak pula pendapat miring yang saya dapati ketika saya menerbitkan segala tulisan maupun video saya perihal Harta Amanah Soekarno. Saya tertarik dengan pendapat miring/lurus teman-teman terhadap saya ketika saya menulis Harta Amanah Soekarno. Respon yang terjadi dari para pembaca adalah ada yang senang, mengucapkan terima kasih, ada pula yang marah, tersinggung, dan ada pula yang mengira bahwa saya penulis adalah bagian dari Pemegang Amanah, ada pula yang menyangka saya menyatakan pengakuan atas M1 yang memiliki kekuatan pengendali monetary (keuangan) tunggal dalam Harta Amanah Soekarno, mungkin semua akibat dari berbagai pengalaman, pengetahuan, daya tangkap dan analisa seseorang dalam membaca tulisan saya ini. Dan saya tidak pernah menyalahkan atau menganggap pembaca dalam membaca dan menganalisa tulisan saya. Silahkan menganalisa dan menyerap dengan cerdas dan berfikir positif.
Pengetahuan saya tentang Harta Amanah sangat detail baik dari sudut pandang sebagai Pemegang Amanah atau sebagai M1. Mengapa demikian? Karena saya menganalisa dan mengamati seolah saya adalah seorang Creator dan Pencetus ide atas Harta Amanah Nusantara ini. Pada saat menulis pun saya melakukan kegiatan komunikasi secara spiritual terhadap alam, karena alam sepanjang masa adalah saksi atas segala perbuatan manusia di dunia ini.
Pengalaman Spiritual dalam pengamatan tentang Harta Amanah Soekarno ini tidak sedikit biaya dan waktu yang dikeluarkan, lumayan lah. Tapi itu tidak masalah karena ilmu yang saya dapat itu ternyata mahal, yang pada akhirnya bisa membuat saya paham apa yang terjadi di dalam nusantara ini. Karena berita dan sejarah tentang Harta Amanah ini sangat “booming” dan merupakan Sejarah yang membumi dan menyatu di dalam sanubari bangsa Indonesia khususnya dan bangsa-bangsa di luar negeri umumnya. Maka mari kita kupas lebih dalam, barangkali saja bisa menjadi solusi bagi terpuruknya negara kita dari tercemarnya ideologi, budaya, Politik, teknologi, keuangan, sosial dan ekonomi dalam menuju kesejahteraan sosial yang adil dan merata.


A.SEJARAH HARTA AMANAH NUSANTARA
Sejarah Harta Amanah Soekarno ini sebenarnya tidak terlalu rumit untuk dikaji. Karena apa yang telah dilakukan Soekarno adalah merupakan pekerjaan meneruskan tugas leluhur dan nenek moyang nusantara.
Sebelum membahas lebih jauh mari kita merubah konsep Harta Amanah Soekarno menjadi nama Harta Amanah Nusantara. Karena beliau Soekarno sendiri tidak pernah mengatakan bahwa Aset Nusantara ini adalah atas kepemilikan nama beliau. Tapi atas nama Bangsa Indonesia.
Harta Amanah Nusantara adalah berawal dari Aset turun temurun mulai dari khalifah pertama hingga khalifah akhir di atas muka bumi ini. Siapa itu khalifah? Yaitu manusia yang diutus oleh Tuhan sebagai penuntun, Pemimpin dan pemberi jalan petunjuk bagi umat manusia menuju Tuhan, yaitu para Nabi dan Rasul dan manusia yang diberi petunjuk setelah para Nabi dan Rasul terdahulu. Tercantum dalam ayat al Quran.
Dalam Surat Al-Baqoroh : 30 : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, “ Aku hendak menjadikan khalifah*) di bumi “ Mereka berkata, “ Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “ Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

Saya akan membatasi perihal sejarah panjang kenabian, mari dimulai dari masa kepemimpinan Nabi Sulaiman As dan Ratu Bilqis yang diberi amanah atas Harta Nusantara ini. Mengapa saya katakan nabi Sulaiman As dan Ratu Bilqis merupakan induk dari Harta Amanah Nusantara?? Ratu Bilqis dan Raja Sulaiman ini adalah asli orang Jawa.
Harta bumi yang dititipkan Tuhan kepada makhluknya sebagai khalifah dimuka bumi ini berawal dari Sejarah kepemimpinan nabi Sulaiman dan Kekayaanya Ratu Bilqis. Didalam cerita ini ada Ibroh/manfaat bagi kita semua bahwa Harta Amanah Soekarno atau Harta Amanah Nusantara ini berawal dari sejarah nenek moyang kita terdahulu. Apa yang menjadi bukti bahwa Harta Amanah Nusantara kita terkait dengan kekayaan Ratu Bilqis dan Raja Sulaiman??
Berawal dari menyatunya kekuasaan dan kekayaan harta bumi dan harta gaib dari Ratu Bilqis dengan kekuatan spiritual dan kepemimpinannya Nabi Sulaiman As. Mari kita uraikan sejarah kekayaan Ratu Bilqis, kekuasaan dan kepemimpinan Nabi Sulaiman As dalam menguasai dan mengelola Harta Amanah Nusantara ini. Salah satunya Bukti situs merupakan rasa hormat dan cinta Nabi kepada Ratu Bilqis adalah Candi Borobudur yang dibangun dalam satu malam atas perintah Nabi Sulaiman dalam rangka permintaan Ratu Bilqis untuk memindahkan istana Ratu Bilqis. Jika dianalisa apakah hal tersebut mungkin terjadi? Begitulah Tuhan memberikan kekuatan atas kepemimpinan, kekayaan dan kekuasaan Nabi Sulaiman As. Bagaimana logikanya manusia bisa membangun dalam satu malam ?
Ini analisa kajian sistem pembangunan Candi Borobudur:


1. Dibangun dengan sistem teknologi teleportasi. Bangunan Candi Borobudur telah dibangun ditempat yang berbeda namun memindahkan dengan teknologi teleportasi maka seorang manusia sanggup memindahkannya dengan kekuatan teleportasi terdiri dari makhluk gaib dan atau kekuatan gaib. Dan hal ini 100% bisa terjadi, karena dalam alquran dijelaskan bahwa Nabi Sulaiman memindahkan istana Ratu Bilqis dalam sekedip mata.
Dalam Al Qur’an : (Q.S. An-Naml [27] : 38-40)
Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri. Lalu berkata ‘Ifrit  dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab (Kitab Sebelum Nabi Sulaiman): “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
Kedua, ayat ini menunjukkan bahwa manusia bisa lebih hebat dari jin. Ketiga bahwa manusia ini walaupuan ia bukan Nabi namun ia memiliki ilmu yang dikaruniakan Allah kepada dirinya sementara ilmu tersebut tidak dikaruniakan Allah kepada Nabi Sulaiman a.s. Sedangkan Nabi Sulaiman a.s. tetap lebih hebat dengan ilmu-ilmu lain yang dikaruniakan Allah kepadanya. Hal ini sama seperti riwayat Nabi Khidir a.s. dengan Nabi Musa a.s. Dalam beberapa segi, Nabi Khidir a.s. memiliki ilmu yang tidak dimiliki oleh Nabi Musa a.s. demikian pula sebaliknya Nabi Musa a.s. tidak memiliki ilmu yang dimiliki Nabi Khidir a.s. sehingga ia ingin berguru kepada Nabi Khidir a.s.
Imam Qurthubi dalam Tafsir Qurthubi menerangkan bahwa orang yang diberi pengetahuan hikmah dari Al-Kitab yang sanggup mendatangkan singgasanan Ratu Bilqis sebelum mata berkedip atas seijin Allah bernama Ashif bin Burkhiya. Beliau berdoa dengan menyebutkan: “Ya Hayyu Ya Qayyum”.
Saat itu banyak orang menyangka bahwa Nabi Sulaiman melakukan sihir atau melakukan kekuatan pasukan jin, maka dijelaskan kembali dlm Al Quran : (Q.S. Al-Baqarah [2] : 102)
“Dan mereka (Bani Israil) mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, ….. “.

2. Dibangun dengan sistem pracetak atau precast. Jadi bagian semua bangunan sudah diproduksi sebelumnya, tinggal dikirim kelokasi pembangunan dalam bentuk tinggal merangkai dan memasang (knock down), dan proses merangkainya bisa dilakukan dalam satu malam saja.

3. Dibangun oleh tenaga manusia yang banyak. Jaman dahulu masyarakat sangatlah patuh dan taat kepada pemimpinnya dan kecintaan serta pengabdiannya kepada Raja dan Ratunya. Hingga banyak masyarakat bergotong royong membangun. Peradaban jaman atlantis dulu rasa kebersamaan, gotong royong dan saling membantu sangat tinggi, tidak seperti jaman sekarang yang nilai materialismenya tinggi dan sifat individualis mementingkan kepentingan pribadinya terlalu tinggi.

4. Dibangun dengan bantuan Hewan, Jin dan makhluk lainnya. Kalau hal seperti ini pemindahan istana Ratu Bilqis dengan atas perintah nabi Sulaiman memerintahkan pasukan jin yang sanggup bekerja dalam sekedip mata adalah hal yang wajar mengingat nabi Sulaiman sanggup bicara dengan tumbuhan, hewan, jin dan makhluk lainnya.




1. RATU BILQIS DARI NEGERI SABA
Demikian sejarah bukti Harta Nusantara berawal dari para Nabi. Kisah kekayaan dan kekuasaan Nabi Sulaiman dan Ratu Bilqis tercantum dalam Surah An- Naml ayat 10 — 44 dan surat As Saba. Surah yang menjelaskan tentang negeri Saba dengan berbagai macam karunia dari Allah berupa kemewahan dan tanah subur. Sehingga rakyat yang menempati negeri Saba bisa hidup dengan makmur dan aman. Berdasarkan situs candi dan tanda-tanda yang termaktub dalam Al Quran menyatakan bahwa peristiwa Raja Sulaiman dan Ratu Bilqis terjadi di Nusantara ini. Negeri ini berawal dari kekuasaan dan kekayaan serta kemakmuran negeri Saba yang dipimpin oleh Ratu Bilqis yag ditaklukan oleh Raja Sulaiman. Harta Amanah Nusantara dipengaruhi oleh dua kepemimpinan besar dan berpengaruh yaitu kepemimpinan Ratu Bilqis dan Raja Sulaiman.
Siapakah dan apakah kekuasaan dan kekayaan Ratu Bilqis dan Raja Sulaiman yang memberi pngaruh besar bagi kekayaan harta Nusantara ........???
Ratu Bilqis memiliki kekayaan dan kekuasaan yang tiada tara kekayaan dan kemakmurann yang dipimpin Ratu Bilqis membuat Ratu Biqis menjadi pemimpin yang sombong di negeri Saba yang makmur dan subur. Dengan kemampuan dan kepemimpinan serta kewibawaan Raja Sulaiman atas anugerah Tuhan maka Raja Sulaiman dapat menaklukan kekuatan dan kekuasaan Ratu Bilqis hingga dari menyembah matahari menuju ketundukan penyerahan diri kepada ajaran Tuhan (Islam). Pada akhirnya menikahlah Raja Sulaiman dan Ratu Bilqis kemudian menjadikan dua kekuatan ini menjadi kekuatan dan penyatuan harta kekayaan dan kemakmuran negeri Nusantara. Ratu Bilqis memiliki kekuatan dalam ilmu dunia dan kegaiban. Dimana beliau mampu mengelola secara teknologi dari ilmu pengetahuan, pertambangan, ekonomi, strategi perang, pemanfaatan secara gaib dan nyata perihal pengelolaan dan penguasaan sumber daya alam dan manusia di negerinya. Saat itu rakyat dan pemerintahan negeri Saba makmur dan sejahtera, tanah negeripun subur berlimpah hasil tambang, minyak bumi, batu mulia berlian, intan, permata dan kekayaan tumbuhan dan hasilnya. Negeri yang indah dan berlimpah ruah dibawah kepemimpinan Ratu Bilqis.



2. RAJA SULAIMAN DARI BANI ISRAIL
Nabi Sulaiman diangkat menjadi Raja dari kalangan Bani Israil jaman dahulu kala, pada saat usianya belia/remaja menggantikan posisi ayahnya nabi Daud As. Bagaimana saat itu kepemimpinan Nabi Sulaiman?? Mari kita kaji secara Library research (penelitian pustaka) dan Exegetical approach (pendekatan tafsir ayat).

- Hakikat kepemimpinan Raja Sulaiman :
Kepemimpinan Raja Sulaiman menjadi gambaran bagi kita akan wawasan kepemimpinan Nabi Sulaiman bisa menjadi teladan dalam melahirkan para pemimpin bangsa Indonesia. Berimplikasi pada pola pikir dan wawasan bagi bangsa Indonesia yang mengalami krisis kepemimpinan dengan bercermin pada kepemimpinan nabi di dalam Al Quran agar masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik. Pemimpin saat ini harus siap meningkatkan mental spiritual (Leadership Spiritual), meningkatkan kecerdasan intelektual dan emosional pada dirinya dengan menanamkan sifat keNabian di dalam dirinya.

- Model kepemimpinan Raja Sulaiman :
Model kepemimpinan Raja Sulaiman berupa dua kepemimpinannya......
pertama, terhadap manusia dan kedua, terhadap makhluk lainnya (Hewan, tumbuhan, Jin dan Iblis).
Manusia diciptakan oleh Allah setidaknya memiliki dua tugas dan tanggung jawab besar.

Pertama, sebagai seorang hamba (Abdullah) yang berkewajiban untuk memperbanyak ibadah kepadaNya sebagai bentuk tanggung jawab “ubudiyyah terhadap Tuhan yang menciptakannya.
Kedua, sebagai Khalifatullah, yang memiliki jabatan Ilahiyah sebagai pengganti Allah dalam mengurus seluruh alam, dengan kata lain manusia sebagai khalifah berkewajiban menciptakan kedamaian, melakukan perbaikan (Revolusi/Islah) dan tidak membuat kerusakan baik untuk dirinya, maupun makhluk lain. Menciptakan keseimbangan dan saling toleransi antara manusia, manusia dengan jin dan makhluk lainnya (tumbuhan dan hewan).
 
Dalam surat AlBaqoroh : 30 : menyatakan bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai Khalifah (Pemimpin) merupakan amanat yang sungguh besar dan berat. Oleh karena itulah yang ada dilangit dan dibumi menolak amanat yang sebelumnya ditawarkan kepada mereka. Akan tetapi manusia berani menerima amanat tersebut padahal ia memiliki potensi untuk mengingkarinya.
Sedangkan jika kita pelajari kepemimpinan Raja Sulaiman dalam surat An Naml Ayat 16-17 :
“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan Dia berkata: "Hai manusia, Kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan Kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata". Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan)”.

Hal ayat tersebut menggambarkan model kepemimpinan Raja Sulaiman. Beliau memiliki bala tentara yang berbeda dengan raja atau penguasa lainnya. Raja Sulaiman mengendarai Jin dan hewan, serta makhluk lainnya (Sumber daya alam) dengan kebesaran dan kewibawaannya, bahkan menjadi pendampingnya. Lalu mereka dibawah kepemimpinan Raja Sulaiman, para manusia, jin, hewan dan sumber alam, diatur dengan tertib, yakni posisi yang pertama ditata dengan posisi yang lain, agar tidak ada satupun yang keluar dari tempat yang teratur. Setiap golongan memiliki komandan yang dijadikan rujukan satu dengan yang lainnya seperti yang dilakukan oleh raja-raja saat ini, agar tidak saling mendahului (disebut prosedural kepemimpinan/struktur organisasi terpimpin)

- Kriteria kepemimpinan Raja Sulaiman :
Adapun kriteria yang diterapkan saat itu didalam diri nabi Sulaiman dalam memimpin pasukannya saat itu ketika dalam sejarah kisah Ratu Bilqis yang sombong dengan kepemimpinanya diata negeri Saba yang makmur dan subur, mendatangi Raja Sulaiman dengan memberikan hadiah karena tanggapan surat dari burung Hud-Hud dan kekuatan anugerah Tuhan sehingga Raja Sulaiman mampu memindahkan istana mewah dan luas milik Ratu Bilqis. Saat itu Sulaiman tidak menginginkan hadiah apapun dari Ratu Bilqis hingga membuat sang Ratu jatuh hati dan terpesona dengan kewibawaan dan keteguhan Raja Sulaiman dan kekuasaannya dalam memimpin makhluk Tuhan. Dari kisah tersebut bisa diambil kesimpulan kriteria kepemimpinan Raja Sulaiman:
1.Teliti dan tegas dalam memimpin
2.Berintelektual
3.Jeli dalam mengambil keputusan
4.Berbudi luhur
5.Anti suap
6.Memiliki fisik yang prima
7.Berdoa selalu dilakukan dalam mengambil tindakan dan keputusan.


Atas penyatuan dua kekuasaan antara Ratu Bilqis dan Raja Sulaiman maka dibuatlah manajemen kepemimpinan dengan tertib dan teratur dengan sistem yang adil dan merata dalam pengelolaan sumber daya manusia dan sumber daya alam (makhluk lainnya). Dan sistem pengelolaan tersebut turun temurun diwariskan kepada anak cucu, cicit dan hingga saat ini. 
Termasuk pengelolaan dan tugas manusia dalam memimpin dan mengelola alam ini termasuk hasil bumi dan kekayaan sumber daya alamnya yang maha luas dan maha kaya raya ini berupa : kekuatan intelektual, hasil tambang dan hasil alam yang tertib disusun dalam sistem PERBANGAN (bank Gaib) *saat itu Ratu Bilqis yang keturunan dua dimesi gaib mengguasai kekayaan gaib dan nyata*, penertiban dilakukan agar aman dan tetap terjaga dan demikian pula dengan sistem PERBANKAN (bank Konvensional) agar manusia dapat menginventaris asetnya dengan detail dan terstruktur. Pengelolaan dan pengaturan manajemen sumber daya alam yang dilakukan Raja Sulaiman atas pernikahannya dengan Ratu Bilqis ini diwarisi turun temurun dari ayahnya Nabi Daud As hingga kepada penerusnya Sulaiman. 
Pernikahan Ratu Bilqis dengan Raja Sulaiman melahirkan Putra-putri yang memiliki kekuasaan tertinggi atas kepemimpinannya disepanjang masa dan wilayahnya. Kekayaan dan kekuasaan Ratu Bilqis tercantum dalam Al Quran dan Injil, demikian pula dengan kekuasaan dan kepemimpinan Raja Sulaiman yang tersebut 17 kali namanya dalam Al Quran. Mereka melahirkan generasi dengan kekayaan intelektual kepemimpinan dan kekayaan sumber daya alammya khususnya dipulau Jawa, tanah dimana wafatnya Nabi Sulaiman (Syailendra) setelah mendirikan Candi Borobudur dan kepemimpinannya menurun pada putrinya. Disebutkan dalam sejarah nama asli Nabi Sulaiman adalah Raja Sleman dari Jogyakarta (Jawa/Java/Jews/Yahudi) menikah dengan ratu bilqis melahirkan anak judah/jews/yahudi seperti Putri Shima yang melahirkan Iskandar Zulkarnain dan Raja Mus yang menguasai kerajaan Melayu. (lihat dalam gambar).


Sistem kepemimpinan dan kekayaan Nabi Sulaiman masih tersturktur dan ter-manage dengan baik di dunia maupun pulau Jawa khususnya sampai dengan sekarang ini melalui kepemimpinannya para keturunan dari Raja Sulaiman. Terkait dengan Harta Amanah Soekarno/Harta Amanah Nusantara berinduk kepada warisan leluhur jawa yaitu dari ratu Bilqis dan Raja Sulaiman. 
Jadi jika ada yang meragukan dan menyangkal kekayaan aset nusantara ini artinya sama dengan menyangkal sejarah nenek moyang bangsa di Nusantara ini. Segala sesuatunya yang ada dibumi Nusantara ini terkait dengan Harta Amanah Nusantara yang saat ini telah dikelola terakhir atas kepemimpinanya Ir. Soekarno. Bayangkan begitu luas dan kayanya Indonesia dengan segala sumber daya alamnya, bahkan batu pun menghasilkan uang, apalagi, air, tanah, tumbuhan dan hasil sumber daya dalam bumi ini. Insyallah negeri ini tidak akan terpuruk.

Kerajaan Kalingga.
Setelah kelahiran Putri Shima maka dimulailah warisan kekuasaan Ratu Shima diwilayah kerajaan Kalingga (Ho Ling) pada abad ke-5, diwilayah Jawa. Kerajaan kalingga diperkirakan terletak di jawa tengah, di kecamatan keling sebelah utara gunung muria, Sekarang letak nya dekat dengan kabupaten pekalongan dan kabupaten jepara. Ratu Sima adalah penguasa di Kerajaan Kalingga. Ia digambarkan sebagai  seorang pemimpin wanita  yang  tegas  dan taat  terhadap peraturan yang berlaku dalam kerajaan  itu. Ratu sima memerintah sekitar tahun 674-732 m. Ratu Shima mewarisi ketegasan dari Sang ayahanda dan mewarisi kecantikan dan kekayaan dari Ibundanya.
Perekonomian kerajaan kalingga bertumpu pada sector perdagangan dan pertanian. Letaknya yang dekat dengan pesisir pantai utara jawa tengah menyebabkan kalingga mudah di akses oleh pedagang luar negeri. Kalingga merupakan daerah penghasil kulit penyu, emas, perak,cula badak, dan gading gajah untuk dijual.
Kerajaan kalingga hidup dengan teratur, berkat kepemimpinan Ratu Sima ketentraman dan ketertiban di kerajaan kalingga berlangsung dengan baik. Dalam menegakkan hukum, ratu shima tidak membeda-bedakan antara rakyat dengan kerabatnya sendiri.
Masa kepemimpinan Ratu sima menjadi masa keemasan bagi kerajaan kalingga sehingga membuat raja-raja dari kerajaan lain segan, hormat, kagum, sekaligus penasaran. Masa masa itu adalah masa keemasan bagi perkembangan kebudayaan apapun. Agama buddha juga berkembang secara harmonis, sehingga wilayah di sekitar kerajaan Ratu Sima juga sering disebut Di Hyang (tempat bersatunya dua kepercayaan hindu dan buddha).
Ratu Shima dalam memimpin pemerintahan pada saat itu sudah bisa menyerap berbagai informasi dari dunia luar baik dari Tanah Arab dan Persia (Iran) maupun dari Daratan Cina bahkan Ratu Shima sudah mengetahui agama tauhid yang dibawa Nabi Muhammad SAW, hal ini karena hanya ada sedikit selisih tahun sejak kelahiran Nabi, Nabi Muhammad SAW lahir 20 April 571 jika ditambah umurnya yang hanya 63 tahun lebih 3 hari maka 571+63 = 632 M ( Nabi Muhammad SAW wafat 8 Juni 632 M) , sedangkan Ratu Shima sudah ada mulai tahun 567 M, tidak menutup kemungkinan Ratu Shima pernah hidup sejaman dengan Nabi Muhammad.


Kerajaan Parahyangan.
Ratu Sima dengan Kartikeyasinga mempunyai dua orang anak, yaitu Parwati dan Narayana (Iswara). Untuk mempererat persahabatan dengan Galuh dengan maksud untuk menghadapi Sriwijaya yang saat itu beraliansi dengan Sunda, Kartikeyasinga dan isterinya Ratu Sima menjodohkan anaknya yang bernama Parwati dengan Amara (Mandi minyak), anak Raja Galuh Wretikandayun. Parwati, dari perkawinan tersebut, melahirkan Sanaha pada tahun 661/662 M. Dengan perkawinan itu terbentuklah dua blok yang salin berhadapan, yaitu Blok Sriwijaya-Sunda dan Blok Kalingga-Galuh yang notabene sesungguhnya masih termasuk dalam satu rumpun keluarga.
Berdasarkan naskah Carita Parahyangan yang berasal dari abad ke-16, putri Maharani Shima, Parwati, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandi minyak, yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh.
Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh, yaitu Bratasena. Sanaha dan Bratasena memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M).
Setelah Maharani Shima meninggal pada tahun 732 M, Raja Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram, dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.
Sanjaya (cucu Parwati) dan Sudiwara (cucu Narayana) kelak menjadi suami isteri. Perkawinan mereka adalah perkawinan antara sesama cicit Ratu Sima. Anak hasil perkawinan mereka bernama Rakai Panangkaran yang lahir tahun 717 M. Dialah yang di kemudian hari menurunkan raja-raja di Jawa Tengah.

Kerajaan Surakarta 
Demikian lah sejarah terkait dengan kekuasaan dan kekayaan Leluhur terdahulu pada jaman kerajaan negeri Saba hingga mewarisi Harta Amanahnya kepada generasi penerus para Raja keturunan Ratu Shima yaitu Rajanya pulau Jawa dan Ibunya para raja Nusantara. Dan kemudian singkat sejarah, terwarisi kepada Raja Pakubuwono IX menikah dengan Kanjeng Ratu permaisuri KRAy. Kustiyah (GKR. Pakubuwana) melahirkan putra bernama Raden Mas Gusti Sayyidin Malikul Kusna, putranya ini lahir pada (1866-1939) sebagai raja terakhir trah Mataram-Surakarta, dengan gelar Pakubuwono X yang memiliki kebaikan dan bisa jadi panutan, beliau raja yang kaya raya mewarisi nabi Sulaiman dan Ratu Bilqis serta Ratu Shima dan merupakan raja yang dermawan terhadap rakyat yang dipimpinnya. 


Pakubuwono X kemudian menikah batin dengan G.K.R. Pakoe Boewana “Ratu kidul” dan secara reflek mengucapkan “anakku,...Ngger!” maka sabda pandhita Ratu turunlah simbol Sabda Pandhita Ratu bahwa semua keturunan Pakubuwono X adalah keturunan Ratu Kidul, maka terputus lah kontrak antara Mataram-Surakarta, namun semua sumpah setia Ratu Kidul akan membantu semua keturunan Mataram sampai sekarang. Kemudian dalam pernikahan tersebut lahirlah Soekarno bin Malikul Koesno yang meneruskan kekuatan Pakubuwono X dan Ratu Kidul dalam mengelola Harta Amanah Nusantara.


Kemudian dari hasil pernikahan Soekarno dengan Sarinah I ”Ratu Kidul” melahirkan Anak bernama Ratu Adil Imam Mahdi (Ratu Adil pemimpin yang terpuji) bernama “Dewi Cempaka Melati Putih” alias Ratu Sarinah II “Ratu Nyai Roro Kidul” (inisial simbol nama wanita Ratu era abad ke-20) yang mewarisi segala ketegasan kejayaan ayahandanya dan kekayaan ibundanya yang selalu dijaganya sebelum masa kepemimpinannya kedepan nanti. Dahulu Ir. Soekarno pernah meramalkan akan datangnya Ratu Adil yang dinanti bangsa Indonesia membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat dan menjadikan Nusantara Indonesia menjadi mercusuar dunia.



B. SISTEM HARTA AMANAH NUSANTARA
Apakah itu sistem Harta Amanah Nusantara? sering kita mendengar kalimat Harta amanah Soekarno. Harta Amanah ini adalah sistem pengelolaan yang dilakukan oleh Soekarno terhadap aset para Raja Nusantara terdahulu. Terutama aset terbesar dunia yang dikuasai Pakubuwono X saat jaman penjajahan Belanda dahulu. Adapun aset amanah Soekarno sebagai generasi penerus PB X. terdiri dari :

I. Harta Amanah Nusantara
Aset amanah yang dikelola oleh Ir. Soekarno meliputi struktur bagian yang terdiri dari :

A. Pemilik/Principal Owner
Kepemilikan atas aset amanah Nusantara dimiliki tunggal oleh atas nama Bangsa Indonesia yang diwakilkan oleh wali Tuhan yang merupakan penerus dari generasi Nabi Sulaiman, Ratu Bilqis dan Ratu Shima yang telah dipilih Tuhan sebagai pemilik atas nama Aset Amanah Nusantara yang merupakan keturunan dari Ir. Soekarno dan Sarinah I “Ratu Kidul” yang bernama Ratu Adil Imam Mahdi (name of bank system) dengan atas nama Simbol KODE “Ratu Dewi Bunga Cempaka Melati Putih” alias  “Ratu Nyai Roro Kidul” alias Sarinah II.
Pemilik atau Principal Owner tidak memegang tapi menguasai surat, barang, saham dari aset amanah tapi memiliki kewenangan khusus sebagai pemilik (Sabda Pandhita Ratu) mewakili  rakyat Indonesia, untuk menarik atau mengunci semua aset dari para Holder, melakukan transaksi, eksekusi pencairan, memanfaatkan dan memutuskan kebijakan keuangan Internasional dan Nasional. Pengawasan dan Pendisiplinan serta menghentikan kegiatan terkait dengan penyalahgunaan Aset Amanah yang dilakukan Holder (Pribadi, Kolega, Pemerintah maupun swasta).

B. Otorita Monetary One
Dalam pengelolaan aset amanah Nusantara ini yang memiliki kewenangan pengoperasian sistem dan pergerakan aset adalah : Pemilik/Principal owner itu sendiri “Dewi Bunga Cempaka Melati alias Ratu Sarinah II”, Presiden Republik Indonesia ke-1, Ir. Soekarno, Soewarno, dan Sarinah I. Dan badan Lembaga keuangan negara dan dunia yang memiliki kewenangan pengelolaan dan pengaturan keuangan, Bank Indonesia, Bank Dunia, Internasional Monetary Fund (IMF), Federal Reserved, Mahkamah Internasional, Union Bank of Switzerland, Central Banks, United Nations.

C. Holder (Pemegang Amanah)
Pemegang amanah  (Holder) adalah orang, teman atau kolega dari Soekarno, Soewarno dan Sarinah, yang mana para Holder/pemegang amanah tersebut ditugaskan untuk memegang aset titipan soekarno dan sarinah berupa Aset pecahan atau sempalan dari Aset Induk kepemilikan “Ratu Dewi Bunga Cempaka Melati” alias “Sarinah II”.
Adapun bagian dari Holder/Pemegang Amanah sebagai berikut :
-Holder Primer/Owner:  Mr. Ir. Soekarno, Soewarno, Sarinah I
-Holder Sekunder: Soekarno, Sarinah, Soewarno, Khaer Fatullah, Syaifudin Malik, Kartosuwiryo, Wongsonegoro, dan lain-lain
-Holder Tertier: Penerus kolega Holder Sekunder seperti, Alamsyah, Maghdalena, Faber, Meyer, eyang Sugihartonotonegoro, eyang Pusponegoro, Sansaimon bin Muray, dan lain-lain, (sudah wafat semua).... sebanyak total para Holder/Pemegang Amanah 3690 orang lainnya.

C.1. Mengapa ada banyak Holder/Pemegang Amanah dalam sistem pengaturan dan pengelolaan dana amanah ???

Hal ini untuk memudahkan pergerakan dan perputaran dana amanah dari hasil pecahan atau sempalan dari dana induk, agar dapat dimanfaatkan oleh para Holder sebagai Jaminan pengerjaan Proyek yang diperlukan untuk negara dan rakyat disekitar holder. Namun tidak banyak dari para Holder atau Pemegang Amanah paham manfaat dan kegunaan dari apa yang telah dia “PEGANG DAN DIAMANATKAN”. Kebanyakan pemegang amanah/Holder menganggap surat titipan yang dipegang itu adalah miliknya dicairkan untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. Padahal cara Soekarno memberikan amanat kepercayaan kepada Holder adalah untuk menguji kesetiaan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Kebanyakan para Holder berusaha ingin mencairkan titipan amanat yang diberikan Soekarno sebagai alat untuk pemenuhan kebutuhan Pribadi dan Keluarganya. Dalam pengertian khusus adalah para Holder yang dititipkan tugasnya adalah memegang dan menjaga kepercayaan pemilik Harta Amanah Nusantara ini. Pada Suatu Ketika si Pemilik/Principal Owner : “Dewi Cempaka melati/Sarinah II” sebagai Pemilik atas nama rakyat Indonesia akan datang dan mengambil kembali titipan Soekarno yang diberikan kepada Holder-holder tersebut dan semua sistem serta nilai dalam surat atau barang yang dititipkan kepada Holder akan dikembalikan ke Pusat Induk atas nama “Dewi Cempaka Melati”. Jika pun tidak dikembalikan hal tersebut tidak menjadi persoalan, apapun yang dititpkan kepada Holder akan dikunci lewat sistem dan dihanguskan sehingga Holder tersebut tidak dapat mencairkannya dengan sistem atau pun manual eksekusi. Kecuali semua atas ijin Pemilik/Principal Owner dengan kode master khusus Bank System "Ratu Adil Imam mahdi". Ratu Adil Imam Mahdi adalah sebuah nama Bank system yang hanya bisa dioperasikan oleh Pemilik/Principal Owner dengan DNA Master key dan Pasword khusus.

C.2 Definisi Aset-aset titipan apa saja yang dipegang oleh para Holder/Pemegang Amanah di Indonesia maupun di dunia/luar negeri??

Apa sajakah aset yang dititipkan Principal Owner/Pemilik kepada para Holdernya?

1. Holder/Pemegang Amanah Surat Kolateral Jaminan berupa Barang (emas, Berlian, Platinum, Benda Pusaka, Deposito/Rekening, Obligasi, Gedung dibangun dari dana amanah)

2. Holder/Pemegang Amanah Surat Berharga berupa Jaminan/kolateral berupa SAHAM beberapa perusahaan di bank pelaksana Nasional dan Internasional, Bank Central, Perusahaan mega Proyek seperti, PT. Freeport, Pt. Chevron, Microsoft, Mercedes dan lain-lainnya.

3. Holder/Pemegang Amanah Surat Tanah Verponding, eigendom, Gedung bersejarah dan gedung pemerintahan.

4. Holder/Pemegang Amanah Gudang fisik berupa barang berwujud, uang fisik (dollar/UBCN/Welfargo/One million USD/Rupiah dan lainnya), berlian, intan, emas, uranium, platinum, benda pusaka, gedung dan barang berharga lainnya.

5. Holder/Pemegang Amanah Administrasi Negara dan Lembaga Keuangan Negara Nasional dan Internasional, memegang amanah jabatan sebagai Presiden, MPR/DPR, menteri keuangan, Pertanahan, pertahanan keamanan negara, Bank pelaksana, Bank indonesia dan Bank central diluar indonesia, PBB, Agen Intelijen Indonesia dan lembaga dunia lainnya.


C3. Tugas, Hak dan Kewajiban Holder/Pemegang Amanah
Setiap individu atau lembaga yang berperan sebagai Holder/Pemegang Amanah memiliki tugas, hak dan kewajiban atas amanat apa yang dipegang masing-masing.

a. Tugas para Holder/Pemegang Amanah : Menjaga dan memelihara kepercayaan yang telah diamanatkan dari Soekarno dan atau “Dewi Cempaka/Sarinah II” yang mewakili aset Nusantara “atas nama rakyat Indonesia”. Dengan tidak menyalahgunakan, dilarang mencairkan, menggadaikan dan mentransaksikan aset yang dititipkan tersebut karena milik rakyat Indonesia atas nama Pemilik/Principal Owner.

b. Mendapatkan hak nya berupa : Jaminan kesejahteraan dan fasilitas bank dan juga keamanan. Adapun haknya para Holder ditetapkan sesuai dengan perjanjian.

c. Kewajiban Para Holder adalah menata keluarga besar disekitarnya beberapa kepala keluarga di lingkungan masyarakat sekitar Holder, penataan anak yatim piatu , penataan panti jompo, penataan lembaga non bank, atau lembaga atau perusahaan yang dapat membangun masyarakat sekitar dalam membantu pekerjaan, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar Holder/Pemegang Amanah.

d. Penataan keluarga besar disekitar lingkungan Holder ini untuk menjunjung tinggi tatanan leluhur,  berbenah diri dan berbersih diri.

D. Applicant/Pengguna aset (Rakyat, Pemerintah dan swasta)
Pengguna atau Pelaksana dari Aset Harta Amanah Nusantara ini, harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan aturan/regulasi bank, sesuai dengan sistem, dan bisa dilaksanakan untuk pembiayaan Proyek Negara, kemasyarakatan dan sosial, serta proyek swasta.

E. Mediator Holder / Pemegang amanah
Tugas dan kewajiban dari mediator Holder adalah menjembatani proses pekerjaan para Holder kepada Pemilik/Principal atau kepada Applicant/Pelaksana dengan bukan bernilai bisnis pribadi dan memperkaya diri melainkan membantu proses pekerjaan penyelesaian amanah bisa berlangsung cepat, tepat dan lancar. Dengan demikian akan mendapatkan haknya sebagai penyelia/penyedia proses berjalannya pekerjaan eksekusi.

F. Penjaga Amanah
Tugas dan kewajibannya adalah menjaga aset yang dipegang oleh Holder dan juga memelihara, meluruskan yang bengkok, serta mengawasi jalannya pekerjaan Amanah. Dan hakmya tercantum dalam perjanjian perbankan baik tersirat maupun tersurat.

G. Penulis Aset Amanah
Setiap Penulis terkait Aset Nusantara wajib meluruskan hal yg menyimpang dari maksud dan tujuan pekerjaan dan perjalanan Harta Amanah Nusantara ini. Dan menjadikan pihak yang mengaku atau pengakuan tanpa dasar menjadi terkunci hingga mengurangi tindakan dari merugikan orang lain dan meluruskan situasi berita simpang siur perihal Harta Amanah ini.

II. Harta Amanah Revolusi
Dalam Hal ini terkait dengan dana revolusi yang berawal dari program masa kepemimpinan RI ke-2 yang disebut era “Tinggal Landas” dana revolusi ini tidak terkait dengan sistem aset amanah Soekarno karena penerbitan dan percetakan atas aset uang fisik berupa (Rupiah IDR/ADR, Dollar, dan lainnya) yang dicetak di luar negeri Australia, adalah bukan atas percetakan dari ijin Pemilik/Principal Owner. Dana Revolusi tersebut dicetak tanpa jaminan/kolateral dan tanpa persetujuan dari beberapa lembaga keuangan dunia. Adalah diluar tanggung jawab Pemilik/Principal Owner dan dana tersebut menjadi tanggung jawab dan tugas pemerintah, Interpol, IMF, world Bank, FED dalam penyelesaian dan pembersihan aset uang fisik atau dana revolusi.

C.PROSES PEMANFAATAN HARTA AMANAH NUSANTARA.
1. Pembiayaan untuk proyek kerakyatan dan pembangunan negara republik indonesia
a. Mendukung pembiayaan proyek seluruh wilayah indonesia 100%
b. Pembiayaan proyek sesuai cashflow dan termin proyek
c. Pembiayaan proyek terkait kerjasama (joint operation) dengan pihak bumn dan main kontraktor

2. Penyeimbang untuk kolateral dan percetakan uang negara republik indonesia
a.Sebagai penyeimbang kolateral percetakan uang negara republik indonesia
b.Penyelesaian aset provider bill note/cash fund (idr/usd/equivalen)

3. Pembiayaan untuk seluruh wilayah indonesia 33-36 propinsi
a. Anggaran biaya untuk pembangunan dan kerakyatan di wilayah 36 provinsi, 439 kota-kab. 7777  desa dinusantara
b. Pembiayaan sesuai cashflow dan rencana anggaran per wilayah desa
c. Pembiayaan untuk pengembangan dan pelestarian kerajaan wilayah indonesia bagian barat, tengah dan timur
d. Peningkatan, stabilisasi, karakter pembangunan dan pengembangan ekonomi, budaya, sosial, keamanan setiap wilayah indonesia.

4. Pengelolaan dan pengaturan tanah verponding/eigendom/girik/kitir
a. Pembayaran dan pembiayaan sesuai cashflow @ 120% untuk njop (laut-gunung-kota)
b. Pembayaran dan pembiayaan wilayah indonesia bagian barat, tengah, timur sesuai juklak

D.PENUTUP


Sabdo agung winata djagad panatagama pamerat djagad
Maklumat prakesetiaan bersama

1. Semua anak cucu saya agar terbebas dosa dunia dan akhirat dalam menjalankan dan menyelesaikan  tugas amanah leluhur nusantara.
2. Rezekinya yang diberikan untuk umat harus membawa manfaat, barokah dan keselamatan.
3. Semua kemanfaatan dana harus jelas dan tepat sasaran serta harus ditulis hitam diatas putih. Orangtua/pini sepuh wajib memberi petunjuk yang benar dan menegurnya bila ada tanda-tanda tidak benar, kesalahan bukan tanggung jawab anak cucu.
4. Semua pemegang amanah dalam melaksanakan tugas wajib menjunjung tinggi tatanan :
    - Berbenah diri
    - Berbersih diri
    - Menjunjung tinggi tatanan leluhur sesuai ketuhanan yang maha kuasa, uud 1945, pancasila, aturan keratuadilan keimammahdian baik nasional maupun international menuju mercusuar dunia untuk kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat indonesia dan dunia. 

Demikianlah uraian perihal Sejarah dan perincian tentang Harta Amanah Nusantara dan semoga tulisan saya ini bermanfaat dan menjadi kontribusi khazanah sejarah dan wawasan berfikir agar bisa menuju masa depan yang lebih pasti, tepat dan sesuai dengan sasaran menuju Indonesia Adil, makmur, sejahtera dan menjadi tolok ukur bagi bangsa-bangsa lain dari segi IPOLEKSOSBUD HANKAM. 

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
WASSALAMU’ALAIKUM WR WB DAN SALAM SEJATERA BAGI SEMUA UMAT, TUHAN MEMBERKATIMU.


PENULIS OLEH :
Ratu Sarinah Dewi/ Winda Firiana,ST.
Sumber : Dari berbagai sumber Al Kitab dan Media Internet dan buku



SARINAH OH SARINAH.............


Sarinah Oh Sarinah......

 Sarinah gadis desa.....

Hidupmu sungguh sederhana....
Sejak 5 thn Sarinah tinggal didesa, dikaki gunung lawu, lalu berpindah dikaki gunung Merapi, kemudian kegunung Ciremai dan Gunung Jati, hingga gunung salak....
Sarinah gadis desa nan kaya berlimpah, selalu tinggal dilereng kaki gunung.
Senyummu selalu mengembang, meski hatimu menangis.
Setiap menempati kaki lereng gunung, Sarinah menanam kebun jagung dan padi dengan dijaga dan dirawat para orangtua dan warga sederhana didesa.
Kakeknya pernah berkata, cucuku Sarinah, dulu tanah perkebunanmu aku titipkan kepada Ayahmu Soekarno pemimpin negeri ini. Hingga kubiarkan pejabat negeri ini menggarap tanahmu yang kutitipkan pada ayahmu.
Namun semua tetap atas nama cucu satu2ku Sarinah.
Sarinah hanya terdiam sambil mengupas jagungnya.
Sarinah sejak belia sudah banyak menanam jagung dibanyak kebunnya.
Hingga panen tiba hasilnya selalu disimpan kedalam lumbung jagung miliknya.
Hingga 40 tahun jagung itu menumpuk dilumbungnya, hingga penuh dan harus membuat lumbung berikutnya.
Banyak rakyat setempat yang menginginkan, merebut, dan mencuri jagung2nya. 
Sarinah selalu berbagi dengan caranya.
Kadang banyak tikus2 dari pemerintah yang menggerogoti bulir padinya dikebun dan dilumbung.
Hingga Sarinah mengawasi dan membuat alat perangkap jitu utk menangkap tikus selama puluhan tahun.
Lumbung jagungnya sdh penuh dan padat hingga Sarinah mampu membuat pabrik tepung maizena, pabrik roti dan makaroni spagheti.
Saat org2 bicara bagaimana menanam jagung dan padi. 
Sarinah sudah memiliki pabrik tepung dan roti.
Namun Sarinah senantiasa dicari warga desa karena kekuatannya dalam pertanian dan perkebunan.
Bagaimana caranya membagi jagung ke warga tanpa mereka lapar mata, saling baku hantam, berebut dan saling bertengkar.
Sarinah mengajak dan membina warga utk selalu mengingat Tuhan dan mengajarkan bagaimana menanam jagung yg baik dan berkualitas.
Dan juga memberi warga jagung utk dijual sebagai modal kerja mereka menanam jagung.
Sarinah oh Sarinah
Sarinah wanita desa terpandang nan sederhana, sdh beranjak dewasa.
Sarinah membagi ilmunya menanam padi, jagung dan buah dikebunnya kpd warga.
Supaya semua warga tersenyum dan bahagia.
Senyum warga adalah kekayaan Sarinah yg sesungguhnya.

By. Ratu Sarinah

Senin, 18 Juni 2018

PENGUMUMAN BAGI SELURUH MASYARAKAT YANG TERLIBAT HARTA AMANAH SOEKARNO

*PENGUMUMAN BAGI SELURUH MASYARAKAT YANG TERLIBAT DALAM HARTA AMANAH SOEKARNO, LELUHUR DAN DANA AMANAH NEGARA*
Bahwasanya segala hal yg terkait dengan amanah Soekarno akan saya berikan sedikit saran dan anjuran bagi yang terlibat dalam hal terkait aset leluhur atau harta amanah Soekarno agar *menolak bila diiming-imingi sehingga tertipu dan terperdaya* oleh orang atau kelompok tertentu yang mengatasnamakan aset amanah tersebut.
Ada hal-hal yang harus selalu *DIHINDARI* dan *DIWASPADAI* yaitu :
1. *Organisasi* ataupun *Perorangan* yang membawa atau mengatasnamakan dana amanah Soekarno yang akan dicairkan dalam bentuk usaha apapun dengan memakai biaya administrasi perbankan dengan cara menarik dana anggota atau teman2nya dalam rangka mencairkan aset harta amanah atas kepemilikan nama Soekarno, Sarinah, Rubainah, Khaer Fatullah, Jawahir Soesenotomo, dll dalam bentuk obligasi, rekening dll.
Saya tegaskan bahwa dana tsb *tidak akan dapat dicairkan* walaupun dengan biaya sebesar apapun, meski dilakukan diluar negeri pun tetap tdk akan sanggup mencairkan aset amanah leluhur. Hati2 dengan oknum dari pihak yg mengaku pemegang amanah, pewaris amanah, atau dari organisasi2 yang mengaku menjalankan program amanah leluhur, atau dari oknum pegawai Bank itu sendiri.
2. *Pemegang Aset Amanah* Harta-Harti Soekarno yg mengatasnamakan Kerajaan2, Kesultanan maupun Pagaruyung dan Keturunan Kerajaan yang *mengaku-aku* sanggup mencairkan dana aset amanah Soekarno atau leluhur dengan menjanjikan uang utk pembiayaan proyek kerakyatan atau *pembayaran hutang rakyat dan negara* dengan cara menarik dan meminta uang org lain utk alasan administrasi Bank, KTA (Kartu Tanda Anggota), pajak dan bahkan biaya untuk pengambilan harta Harti tersebut di gudang harta amanah dalam bentuk ghaib maupun nyata.
3. *Orang-orang* atau *Lembaga* atau *Yayasan* yang mengaku sanggup dan dapat mencairkan dana aset amanah Soekarno atau leluhur dengan cara menyelesaikan uang-uang fisik berupa Rupiah, Dollar, Euro, UBCN, Obligasi, instrumen bank dll dengan melakukan tipu daya dan mengambil biaya kpd seseorang atau masyarakat.
Perlu diketahui bahwa uang fisik ataupun non fisik tsb *tidak perlu ada yg diselesaikan* krn masalah uang fisik tsb no seri dan no obligasinya *sdh ditarik ke pusat dalam bentuk Rekening Induk*, jadi uang fisik atau obligasi itu hnya sekedar kertas yang *isinya nol* krn sdh tdk bernilai lagi.
4. Jika ada seseorang yang mengaku *Soekarno* atau pun *Sarinah* atau *Ratu Adil* atau *Imam Mahdi*, *Satria Piningit* mau ini itulah, yang katanya bisa menyempurnakan dan mencairkan dana obligasi, uang fisik, emas, barang berharga lainnya dan mengaku sebagai pemegang amanah ataupun juru kunci gudang yang akan membongkar dan membuka gudang gaib dan nyata, serta melakukan penarikan biaya atas kambing kendit, sedekah, zakat yg hrs dikeluarkan sebelum pembukaan gudang uang, maka *modus seperti ini harus di waspadai dan berhati-hati*.
5. *Perorangan* atau *Organisasi* yang membuat suatu program proyek kerakyatan secara besar2an dan mengatasnamakan dana leluhur utk kepentingan kelompok tersebut serta mereka *menarik biaya utk administrasi Bank atau fee provisi* proyek maka saya ingatkan utk berhati2 karena semua hanya *tipuan belaka* utk menarik uang2 kecil kepada masyarakat dan merugikan banyak org.
6. Jika ada *seseorang* ataupun *Lembaga* yang menampilkan *Surat Berharga* atau *Obligasi* atau *Aset uang fisik* atau *Emas* kpd masyarakat utk menarik uang kecil sebagai alasan biaya pengurusan pencairan uang fisik atau emas tsb ataupun menjanjikan melipat gandakan uang aset leluhur *sebaiknya dihindari.*
*SOLUSI NYA*
Iming2 apapun dari orang atau kelompok manapun selama mengatasnamakan aset Soekarno atau leluhur sebaiknya *DIHINDARI* dan *DIWASPADAI* mengingat banyak pihak yang telah dirugikan dengan meminta uang kecil atau besar dalam rangka mencairkan obligasi atau instrumen atas nama pemegang amanah Soekarno, Sarinah, Rubainah, Khaer Fatullah, Jawahir Soesenotomo, Soewarno *itu semua adalah dana-dana kamuflase belaka*, dan *itu adalah perbuatan oknum utk mengelabui masyarakat*,
Soekarno memang benar diberi kuasa oleh pemilik aset dunia utk mengelola dan mengatur tapi dana tsb bukan atas nama kepemilikan Soekarno.
Hal yang sesungguhnya terjadi adalah seluruh dana berupa rekening, obligasi, instrumen bank, uang fisik serta emas semua surat asli dan no serinya sudah ditarik kedalam induk rekening pusat dan tidak berceceran sehingga termaktub kedalam atas nama pemegang amanah.
Semua aset tsb sdh tidak bernilai dan hanya kertas2 yg tidak berharga dan tdk dpt dicairkan, semua no seri surat dan no seri uang dan no seri emas dan barang berharga sudah masuk kedalam pusat induk kembali dan telah ditarik kembali oleh pemiliknya Ownership atas Dinasty, Trusty, Prasasty.
Demikian surat pengumuman dan peringatan dari saya, agar diperhatikan dan *agar kita tegas-tegas menolak* oknum yang mengatasnamakan dana Soekarno dan leluhur dlm rangka menipu masyarakat dengan menarik uang2 kecil dan uang operasional apapun alasannya.
Pengurusan dana tsb tidak memerlukan biaya apapun untuk menyelesaikan aset leluhur dan proyek2 leluhur. Adapun proyek2 Soekarno atau leluhur semua sdh termaktub dalam *KEPRES, UU, dan PLOT PERBANKAN.* Semua sdh diatur jelas oleh si Pemilik dan tidak terkait dgn dana leluhur atau harta Soekarno atas nama pribadi pemegang amanah atau kerajaan.
Harta amanah Soekarno dan harta-harti leluhur serta proyek leluhur semua sdh diatur dalam Aset dan Undang-Undang negara yg mengatur dan mengelola adalah dibawah naungan NKRI dan bukan atas nama perorangan, pemegang amanah, kelompok serta organisasi diluar kenegeraan. Proyek serta pengelolaan dana leluhur yang akan digulirkan oleh Pemilik Ownership aset dunia, akan dipercayakan kepada siapapun pemimpin/kepala negara.
Semoga kalian semua memahami harta yg terkait dgn amanah Soekarno tsb telah diatur dalam UUD NEGARA DAN PANCASILA bukan oleh lembaga. Oleh sebab itu saya selalu mengingatkan kepada masyarakat utk memilih *Pemimpin yg bijaksana dan bertanggung jawab* di daerah masing2 karena aset amanah leluhur akan dikelola oleh kepala negara kita sendiri yg sudah diberi kepercayaan oleh si Pemilik Aset atau Ownership Aset Leluhur Bangsa.
Terimakasih atas perhatiannya dan saya berharap jangan ada lagi *penipuan dan korban* dikalangan masyarakat. Mau tau siapa nama pemilik/ownershipnya aset amanah Soekarno dan leluhur?
Inisialnya WF BINTI SOEKARNO
Silahkan bertanya kepada Presiden RI kita.
By *Diajeng Putri Aisyah/Ratu Sarinah Soekarno*

Minggu, 27 Mei 2018

RATU KIDUL

KIDUNG CINTA SANG RATU KIDUL
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang.

Kasih sayangMu memenuhi hati setiap insan yang selalu mengingatmu. Cinta yang tak pernah pilih kasih dan sayang terhadap semua insan yang membutuhkan, memujiMu adalah segalanya bagiku, tunduk rasa ego dan amarahku ketika menyebutMu bagai tetesan embun dalam setiap hati yang membara. Kasih sayangMu tiada terbilang hingga membuka pintu langit dan meredam kobar keangkuhan.
Dengan KeagunganMu kau memilih kekasih sejatimu yang menebarkan harum mewangi dikehidupan semua insan. Kehidupan yang dipenuhi akan misteriMu.... Cahaya Ilahi.
Aku adalah anak SIR, Sirrullah, hanya dengan hembusan kasih sayangnya maka lahir dan wujudlah. Aku hanyalah titipan dari Yang Maha Kuasa, sebagai pengemban amanah bumi dan seisinya.
wujudku....dibungkus dgn daun atau plastik bagiku tak masalah.....kalo kau ingin tau siapa aku dan dimana aku carilah carilah diantara rakyat jelata dan bahkan dikaki gunung atau ditepi pesisir....atau berenang diantara Gelombang....aku bersatu dengan riaknya bebarengan dengan Gelombang.....puaskah kau bertemu garam.....atau ingin mencari sipemilik Rasa Asinnya Garam dan air Lautan.....Carilah aku dlm SIRmu...karena sirku Sirulloh....  datangi aku dengan Dzatmu ...karena Dzatmu Dzatulloh.....pahamilah sifat Lautan Dan Samudra....karena itu kusembunyikan dlm wujudmu....Berenanglah dan menyelamlah dalam segara kehidupan Bahlul Hayat karena sifatku hidup Agung Suci Mulya Sempurna.....klo kau paham itulah jawaban kenapa ikan laut itu tawar pdhl dia hidup diair asin.....Akupun dibilang Asma.....karena dlm wadahku berasal dari mata air 9999 yg mengalir dan kutampung, aku disebut keajaiban karena aku dari lapisan 7777 yang melapisi bumi dan kekayaan didalamnya ........kidung pangagung terus terus menggema ... badai samudra menerjang karang... tak peduli kokohmu, tak peduli kerasmu ku koyak terus perlahan hingga aku membuat jejak...dan itu Af'alku.....Aku samudera juga lautan tapi kutunduk pada aturanTuhan.....hingga aku dinobatkn Ratu laut  Penjaga lautan Kasih Sayang Tuhan dan Sirullah.....
Dikala matamu terpejam, aku terbangun menyebut ASMA Allah dengan bekerja menjalankan tugas alamku melapisi bumi dan seisinya atas Perintah Tuhan.
Aku menjaga segala kekayaan alam yang dititipkan Tuhan padaku, hingga manusia tiada lupa segala bentuk kealpaan dan keserakahan dalam mengelola bumi ini, semua ada yang mengatur dan mengendalikan.
Aku hidup beribu tahun silam, ruh ku adalah Sirrullah hanya berganti pakaian baru tiap dekade, sungguh pergantian dan tugas yang tiada henti, untuk menjaga dan melestarikan bumi dan kekayaannya dari makhluk durjana yang tidak beradab.
Lihatlah aku dalam kebersihan hatimu, aku tiada nampak dalam wujud sebenarnya jika hatimu tiada bersih dari iri, dengki dan sombong. Kalian tiada sanggup melihat rupaku, bahkan mendekatiku dan merayuku.... syaratku pada kalian hanya satu Bersihkan hatimu....
Bersihkan hatimu ...
Karena aku terbungkus kerudung sang Maha Qudus....kenalilah Sulton dalam Kolbumu....Karena aku berada dlm singgasana Queen (keratuan) dari Sirullah....bermurah hatilah kalian pada semua penduduk bumi, pujianku sebagai penulis adalah karena dia berada dalam Lautan Arrahman dan Arrahimnya.....Carilah Terang dlm Gelapmu....karena dia berada dlm Sumbu Nurnya Sang pemilik Cahaya.......tidak cukup dgn cantik jelita untuk menyamainya.....tidak cukup dengan hanya 100 pesona untuk menandinginya karena dia memiliki Ribuan bahkan Jutaan Pesona....tdk cukup dgn lembut tutur kata untuk menyalipnya...karena dia punya kelembutan yg melebihi dari kain sutra, ketabahan dan kesabarannya melebihi para syuhada, kepandaiannya melebihi para ulama.......kalau kalian iri  peraslah 7 lapis bumi ini....klo msh blm puas ..
Peraslah 7 lapis langit diatasnya......disanalah kalian menemukan 4 warna merah, putih, kuning, hitam..... dan mintalah Ridho yg bernama Rohmat pada sang Pemilik 4 warna itu...........Rasamu blm tentu Rasaku.....Tapi Rasaku Rasa Semesta Alam............
Ratu penjaga alam bumi dan seisinya mengucapkan banyak mendekat kepada Yang Maha Kuasa dan Membersihkan hati dari segala penyakit penghalang keberkahan dan kebahagiaan.....
Cinta dan kasih sayang selalu tercurah untuk kalian semua penghuni bumi dan penghuni alam gaib.
Kidung Cinta dari Ratu Kidul mendendangkan kidung Bumi dan Alam.
By. Ratu Sarinah